Jumat, 1 Mei 2026

Tata Perayaan Ekaristi Katolik

Tata Perayaan Ekaristi, dari Ritus Pembukaan hingga Ritus Penutup, Perayaan Keagamaan Katolik

Simak selengkapnya, Tata Perayaan Ekaristi, dari Ritus Pembukaan hingga Ritus Penutup, Perayaan Keagamaan Katolik di bawah ini;

Tayang:
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Tata Perayaan Ekaristi, dari Ritus Pembukaan hingga Ritus Penutup, Perayaan Keagamaan Katolik
TRIBUNFLORES.COM /HO-KRIS KESE
Tata Perayaan Ekaristi, dari Ritus Pembukaan hingga Ritus Penutup, Perayaan Keagamaan Katolik. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Dalam agama Katolik terdapat susunan atau tata cara yang menjadi pedomaan dalam sebuah perayaan entah misa maupun juga ibadat.

Adapun tata peryaan ini wajib dipakai oleh Umat Katolik saat melaksanakan perayaan misa atau pun ibadat entah dalam nuansa apapun.

Untuk itu sahabat Tribuners harus tau agar tidak keliru dalam mengikuti perbibadatan.

Simak selengkapnya, Tata Perayaan Ekaristi, dari Ritus Pembukaan hingga Ritus Penutup, Perayaan Keagamaan Katolik di bawah ini;

Baca juga: Injil Katolik Minggu 12 November 2023 Lengkap Mazmur Tanggapan

 

Ritus pembuka

Ritus Pembuka dimulai dari perarakan masuk imam dan pelayan, hingga doa kolekta selesai didaraskan oleh imam. Ritus Pembuka bertujuan mempersatukan dan mempersiapkan umat yang berhimpun agar dapat mendengarkan sabda Allah dengan penuh perhatian dan merayakan Ekaristi dengan layak.

Selama Ritus Pembuka, semua umat berdiri.

Perarakan masuk

Langkah-langkah prosesi perarakan masuk adalah sebagai berikut.

Semua imam dan pelayan misa berarak menuju altar.
Setiba di altar, semua imam dan pelayan membungkuk khidmat atau berlutut, kecuali diakon/lektor pembawa Evangeliarium yang langsung naik dan meletakkan Evangeliarium di altar.
Para pelayan meletakkan semua lilin dan salib, lalu duduk. Sementara itu, imam naik, mencium altar, dan (bila perlu) mendupai salib dan altar, lalu ke kursi dan duduk, kecuali selebran yang tetap berdiri.
Perarakan masuk dapat diiringi nyanyian.

Tanda Salib

Setelah perarakan selesai dan nyanyian berakhir, selebran membuat Tanda Salib.

Salam

Imam mengucapkan salam pembuka dan umat menjawab salam.
I : Tuhan bersamamu.
atau
Semoga rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus bersamamu.
atau
Rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Tuhan kita Yesus Kristus, bersamamu.
U : Dan bersama rohmu.
Khusus untuk uskup:

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved