Sabtu, 25 April 2026

Warga Tewas Tersambar Petir

Warga Kabupaten Kupang Tewas Tersambar Petir saat Cari Kerang

Diketahui korban adalah Fenti Naklui warga RT 10 RW 05 Dusun 03 Desa tuakau yang merupakan anggota BPD Desa Tuakau.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Warga Kabupaten Kupang Tewas Tersambar Petir saat Cari Kerang
POS-KUPANG.COM/HO-WARGA
TEWAS - Warga Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang meninggal usai tersambar patir saat dirinya sedang mencari kerang di pantai Bisolo. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

TRIBUNFLORES.COM, OELAMASI- Warga Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang meninggal usai tersambar patir saat dirinya sedang mencari kerang di pantai Bisolo Desa Tuakau.

Diketahui korban adalah Fenti Naklui warga RT 10 RW 05 Dusun 03 Desa tuakau yang merupakan anggota BPD Desa Tuakau.

Camat Fatuleu Barat Kandidus Neno yang dikonfirmasi, Selasa 28 November 2023 menerangkan saat disambar petir korban sedang bersama anaknya sedang berada di Pantai Bisolo.

"Kejadian tadi sore di laut saat dia dengan anak langsung meninggal di tempat, warga juga sudah evakuasi," terangnya.

Baca juga: Oknum Guru Pelaku Pelecehan Siswa Dinonaktifkan, Kini Berkantor di Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang

 

Tampak usai disambar petir tubuh korban menghitam akibat tersengat jutaan volt listrik dari petir tersebut.

Warga yang berada di sekitar pesisir pantai langsung berlarian ke arah korban dan mengevakuasi korban ke pesisir dan membuat tandu darurat dari kain dan bambu.

Saat ini juga kata Kandidus korban sudah dievakuasi menuju rumahnya di RT 10 RW 05 Dusun 03 Desa Tuakau.

Sementara Kalak BPBD Kabupaten Kupang Semmy Tinenti juga baru menerima informasi tersebut dan masih mencari informasinya.

Pihak kepolisian sektor Fatuleu Barat juga belum bisa dihubungi hingga saat ini.(ary)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved