Rutan Bajawa
Karutan Bajawa Ngada Bersama Warga Binaan Panen Wortel, Siap Dipasarkan
Ketekunan mereka menanam dan merawat tanaman wortel sejak Desember tahun lalu tidak sia - sia. Agung Wibowo, Kepala Rutan Bajawa
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Karutan-Bajawa-Agung-Wibowo.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Senyum merekah dari wajah - wajah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Tahanan (Rutan) Bajawa, di Kabupaten Ngada, saat memanen wortel di sebuah lahan di belakang Rutan Bajawa, Rabu 21 Februari 2024.
Ketekunan mereka menanam dan merawat tanaman wortel sejak Desember tahun lalu tidak sia - sia. Agung Wibowo, Kepala Rutan Bajawa ikut bersama warga binaan dalam panen wortel tersebut.
Agung senang, wortel yang mereka panen tampak segar dan sehat. Kata Agung, wortel yang sudah dipanen itu akan dijual di pasar tradisional dan warga sekitar Rutan Bajawa.
"Wortel ini dipanen secara bertahap. Totalnya ada dua puluh lima bedeng. Setiap bedeng bisa hasilkan lima kilogram wortel," ujar Agung saat diwawancarai TRIBUNFLORES.COM di sela kesibukannya bersama warga binaan memanen wortel.
Baca juga: Ratusan WBP Rutan Bajawa Salurkan Hak Suara di Pemilu 2024
Agung menerangkan, wortel cocok tumbuh wilayah Ngada dan Bajawa khususnya. Namun tetap membutuhkan pupuk agar pertumbuhan dan hasilnya bagus.
Warga binaan, kata Agung, menggunakan pupuk organik hasil olahan sendiri dari sampah - sampah organik yang dihasilkan di Rutan Bajawa.
"Budidaya wortel ini merupakan salah satu program pembinaan kemandirian terhadap WBP Rutan Bajawa, dengan memanfaatkan lahan kosong di belakang Rutan dan memanfaatkan sampah organik sebagai pupuk," jelasnya.
Agung menjelaskan, lewat program ini warga binaan dapat belajar untuk menambah wawasan, keterampilan dan pengetahuan mereka sebagai bekal berharga ketika nantinya mereka kembali hidup di tengah masyarakat.
"Pembinaan ini merupakan wujud konsistensi jajaran Rutan Bajawa menjadikan WBP yang lebih kreatif dan produktif. Panen wortel ini sudah dilakukan untuk kesekian kalinya yang menjadi bukti nyata pembinaan kemandirian pangan oleh warga binaan," pungkas Agung. (orc).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News