Sabtu, 11 April 2026

Berita Manggarai Barat

Peluru Bersarang di Leher Maria Jeni Warga Labuan saat Belanja

Seorang warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Maria Jeni menjadi korban tembak orang tidak dikenal (OTK).

Tayang:
Penulis: Berto Kalu | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Peluru Bersarang di Leher Maria Jeni Warga Labuan saat Belanja
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI PISTOL - Seorang warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Maria Jeni menjadi korban tembak orang tidak dikenal (OTK). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Seorang warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Maria Jeni menjadi korban tembak orang tidak dikenal (OTK).

Korban tertembak saat mengunjungi di salah satu pusat perbelanjaan di Labuan Bajo. Akibatnya perempuan berusia 21 tahun itu mengalami luka tembak di leher bagian kiri. Hingga kini peluru masih bersarang di leher korban.

Suami korban, Dominikus Damal Jahang mengaku kejadian itu terjadi pada Senin 26 Februari 2024, setelah istrinya selesai belanja dan hendak menuju motor yang diparkir depan toko.

Baca juga: Satuan Komando Bencana Pilih Pengungsian Mandiri dan Terbatas Pasca Ile Lewotolok Naik Status Siaga

 

"Tiba-tiba terdengar suara letusan. Istri saya merasa ada sesuatu yang menghantam leher kirinya, ketika diusap dengan tangan darah langsung bececeran. Istri saya panik dan berteriak," jelasnya, Selasa 27 Februari 2024.

Ia mengatakan kondisi istrinya saat ini kritis dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Siloam Labuan Bajo. RS disebutnya belum melakukan tindakan bedah untuk mengangkat peluru.

"Pihak RS Siloam bilang istri saya belum bisa dioperasi untuk mengambil pelurunya karena leher luka tembak masih bengkak," ungkapnya.

Baca juga: BMKG Sebut Hari Ini Hujan di Sejumlah Tempat Wisata di Manggarai Barat

Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Budi Guna Putra membenarkan kasus penembakan tersebut. Menurutnya hingga kini korban belum membuat laporan polisi.

Kendati demikian, pihaknya akan lakukan pendalaman untuk mengetahui pihak yang bertanggungjawab atas penembakan itu.

Budi bilang jika senjata yang digunakan pelaku adalah senapan angin yang menggunakan gas, pihaknya akan mengecek izin penggunaan senjata itu.

"Sementara masih kami dalami apakah itu senjata berupa senapan angin atau senjata jenis lainnya. Senapan angin yang mengunakan gas, harus ada izinnya. Nanti kita akan cek itu," pungkasnya. (uka)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved