Berita Manggarai Barat
Padar Heritage Conservation Beri Sentuhan Humanis Kepada Warga Pulau Komodo Manggarai Barat
Menanggapi kondisi tersebut, PHC segera menurunkan satu kapten kapal dan dua kru menggunakan kapal Seariders untuk membantu
Penulis: Petrus Chrisantus Gonzales | Editor: Nofri Fuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Tim-PHC-turut-membantu-proses-evakuasi-penumpang-kapal.jpg)
Ringkasan Berita:
- Padar Heritage Conservation (PHC) membantu mengevakuasi 20 penumpang kapal yang mengalami gangguan mesin di perairan sekitar Pulau Komodo.
- Evakuasi dilakukan dalam dua perjalanan dan seluruh penumpang berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
- Proses penyelamatan didukung Basarnas, Polair, KSOP, dan sejumlah kapal wisata di sekitar lokasi.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Padar Heritage Conservation (PHC) terus memberikan sentuhan humanis dengan membantu proses evakuasi warga Pulau Komodo yang mengalami kondisi darurat di perairan sekitar kawasan Taman Nasional Komodo.
“Kondisi cuaca tidak baik dan gelombang laut saat itu cukup kuat. Berdasarkan informasi yang kami terima, para penumpang panik karena kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan,” ujar Yoanna Daely selaku Humas PHC, Rabu (3/62026).
Ketika PHC menerima laporan dari warga terkait sebuah kapal yang mengalami gangguan mesin dan terombang-ambing di wilayah perairan Batu Tiga.
“Sejumlah anggota tim internal PHC juga dihubungi langsung oleh warga yang meminta bantuan evakuasi secepatnya,” tambahnya.
Baca juga: Kejari Manggarai Barat Kembalikan Kerugian Negara Rp 2,09 Miliar dari Dua Perkara Korupsi
Menanggapi kondisi tersebut, PHC segera menurunkan satu kapten kapal dan dua kru menggunakan kapal Seariders untuk membantu proses penyelamatan dan evakuasi di lokasi kejadian.
Proses evakuasi dilakukan dalam dua kali perjalanan. Pada perjalanan pertama, tim berhasil mengevakuasi enam orang dewasa dan satu bayi di sekitar perairan Pulau Mauwang. Selanjutnya, pada perjalanan kedua, sebanyak sepuluh orang dewasa dan tiga anak-anak kembali berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Secara keseluruhan, sebanyak dua puluh penumpang beserta kapal berhasil dievakuasi dan tiba kembali dengan aman di Pulau Komodo. Kelancaran proses penyelamatan ini turut didukung oleh sinergi berbagai pihak, di antaranya Basarnas, Polair, KSOP, serta sejumlah kapal wisata yang berada di sekitar lokasi kejadian dan ikut membantu proses evakuasi.
PHC yang berada di bawah naungan Yayasan Artha Graha Peduli menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam mendukung keselamatan masyarakat kepulauan, khususnya di kawasan sekitar Taman Nasional Komodo.
Melalui respons cepat terhadap kondisi darurat di wilayah pesisir dan pulau-pulau penyangga, PHC berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam upaya kemanusiaan, keselamatan pelayaran, serta pengabdian sosial bagi masyarakat setempat. (moa)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Kejari Manggarai Barat Kembalikan Kerugian Negara Rp 2,09 Miliar dari Dua Perkara Korupsi |
|
|---|
| Pemda Manggarai Barat Hadirkan 5 Doktor Unika Ruteng, Susun Bahan Ajar Mulok Budaya Manggarai |
|
|---|
| Pasutri Austria Tewas di Cunca Wulang Manggarai Barat, Polisi Periksa 5 Saksi |
|
|---|
| Polres Manggarai Barat Periksa Kepala Desa hingga Sopir yang Antar Dua Turis Austria ke Cunca Wulang |
|
|---|
| Wabup Manggarai Barat : Imigrasi Koordinasi dengan Kedutaan Austria |
|
|---|