Selasa, 21 April 2026

Pemilu 2024

Diskors Karena Ricuh, PPK Wulanggitang Tunda Pleno Tingkat Kabupaten Flores Timur

Rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat Kabupaten Flores Timur diskors karena terjadi kericuhan, Jumat, 1 Maret 2024.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Diskors Karena Ricuh, PPK Wulanggitang Tunda Pleno Tingkat Kabupaten Flores Timur
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
RAPAT PLENO - Suasana rapat pleno tingkat Kabupaten Flores Timur, Jumat, 1 Maret 2024. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat Kabupaten Flores Timur diskors karena terjadi kericuhan, Jumat, 1 Maret 2024.

Selain kericuhan akibat debat panas gegara keliru angka, rapat yang selalu molor karena diskors pimpinan sidang itu berdampak pada progres rekapitulasi.

Masih banyak yang belum memaparkan hasil rekapitulasinya secara terbuka, salah satunya Kecamatan Wulanggitang.

Di Gedung OMK Larantuka, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wulanggitang tampak pasrah. Datang jauh dari arah barat Flores Timur, jadwal untuk lima personel itu nyatanya ditunda.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pleno Rekapitulasi Pemilu di Flores Timur Saksi Seruduk Meja Pimpinan, Rapat Diskors

 

Ketua PPK Wulanggitang, Romanus Rudi Tukan, mengaku datang sejak pagi dan berada di Gedung OMK hingga pukul 22.30 Wita.

"Jadwalnya hari ini, tetapi sangat bergantung pada dinamika," ujarnya saat diwawancara.

Sebagai penyelenggara tingkat bawah, ujar Romanus, hanya bisa menyesuaikan situasi dan kondisi yang terjadi dalam forum pleno.

Pantauan TRIBUNFLORES.COM, rapat pleno rekapitulasi diskors Ketua KPU Flores Timur selaku pimpinan sidang, Antonius Djentera Betan.

Skorsing sidang yang ditandai ketukan palu sebanyak tiga kali itu buntut dari kericuhan antara saksi partai politik dengan KPU Flores Timur. Saksi menuntut membuka kotak suara demi memastikan kekeliruan angka di format C Hasil Pleno yang dipaparkan PPK Wotan Ulumado.

"Rapat saya skors," tukas Antonius Djentera Betan. Dia bersama Komisioner KPU Flores Timur kemudian bergegas meninggalkan meja rapat.

Rapat Diskors

Sebelumnya, Lanjutan pleno rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Flores Timur di Gedung OMK Larantuka berlangsung ricuh, Jumat, 1 Maret 2024 malam.

Kericuhan antara saksi partai politik dengan KPU Flores Timur itu terjadi ketika rekapitulasi memasuki Kecamatan Wotan Ulumado.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved