Berita Sikka
Angin Kencang Menerjang Tanaman Padi Siap Panen di Sikka
Curah hujan didambakan para petani, namun ketika curah hujan semakin tinggi apalagi disertai dengan angin kencang mendatangkan malapetaka.
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/TANAMAN-PADI-TUMBANG.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE- Ttanaman padi menunggu waktu panen di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, rusak diterjang angin kencang, Rabu 13 Maret 2024.
Pantauan TribunFlores.com, tanaman padi yang siap dipanen tersebut tumbang dan patah akibat dihantam angin kencang.
Menurut Agustinus, salah satu petani di Desa Nangahale menuturkan padi yang baru sebagian mulai berbulir juga rusak karena hujan dan angin mengakibatkan tanaman padi terendam air, sehingga mempengaruhi pertumbuhan padi. Batang padi menjadi lemah, mudah roboh terkena angin.
"Kami khawatir bila hujan terus turun, tanaman padi akan rusak dan roboh, yang otomatis tak bisa lagi berproduksi seperti normalnya petani,"ujarnya.
Baca juga: PKB Buka Peluang Koalisi Gerindra di Pilkada Sikka, FX Lameng dan Stef Say Masuk Bursa
Ia mengatakan hujan yang begitu tinggi umumnya terjadi pada sore hingga malam hari, kala petani sudah dalam kondisi lelah dan tidak mungkin akan turun ke sawah untuk menyelamatkan tanggul air yang meluap akibat derasnya hujan.
Kata dia, tanaman padi milik masyarakat sudah banyak yang rusak akibat seringnya hujan dan angin yang turun sepanjang hari dan malam di wilayah itu.
Meski demikian, ia belum memastikan luasan tanaman padi siap panen yang rusak akibat cuaca ekstrim yang melanda wilayah Kabupaten Sikka beberapa hari terakhir ini. *
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News
| Ibu Hamil Dievakuasi Menyeberangi Banjir di Desa Oelatimo, Jalani Operasi Caesar di Kota Kupang |
|
|---|
| BPBD Manggarai Sebut Lokasi Pergerakan Tanah di Wotok Cibal Tak Layak Huni |
|
|---|
| PKB Buka Peluang Koalisi Gerindra di Pilkada Sikka, FX Lameng dan Stef Say Masuk Bursa |
|
|---|
| ASDP Kupang Tutup Tiga Lintasan Kapal Feri, Bandara El Tari Tunda Penerbangan ke Ende |
|
|---|
| Jenazah Nelayan Tenggelam di Aimere Diantar ke Mauponggo |
|
|---|