Jumat, 17 April 2026

Berita Manggarai Timur

Fransiska Menangis Saat Terima Santunan Kematian Suaminya Aloysius Demo dari KPU

-Fransiska Kornelia Enggo berlinang air mata usai menerima santunan kematian suaminya Alm Aloysius Demo dari KPU RI. 

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Fransiska Menangis Saat Terima Santunan Kematian Suaminya Aloysius Demo dari KPU
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
SERAH---Ketua KPU Kabupaten Manggarai Timur Jefri Guido Bedo sedang menyerahkan santunan kematian dari KPU RI kepada Fransiska Kornelia Enggo istri selaku ahli waris dari Alm Aloysius Demo.  

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG----Fransiska Kornelia Enggo berlinang air mata usai menerima santunan kematian suaminya Alm Aloysius Demo dari KPU RI. 

Ada pun KPU RI memberikan santunan kematian bagi 5 orang badan adhoc tingkat bawah penyelenggara Pemilu Tahun 2024 di Kabupaten Manggarai Timur. Santunan itu diserahkan oleh Ketua bersama anggota Komisioner KPU Kabupaten Manggarai Timur kepada masing-masing ahli waris, Kamis 21 Maret 2024.

Santunan kematian Alm Aloysius Demo diserahkan oleh Ketua KPU Jefri Guido Bedo dan diterima oleh Fransiska Kornelia Enggo, istri selaku ahli waris.

Penyerahan santuan ini bertempat di Kantor Camat Lamba Leda Selatan di Mano. Turut menyaksikan Camat Lamba Leda Selatan, Marsel Manggas, Ketua PPK Kecamatan Lamba Leda Selatan, anak Alm Aloysius bersama keluarga. 

 

 

Baca juga: KPU Beri Santunan Kematian Bagi Penyelenggara Pemilu 2024 Yang Meninggal Dunia

 

 

 

 

Fransiska kepada TRIBUNFLORES.COM, menyampaikan syukur dan terima kasih kepada pihak KPU RI, KPU NTT dan KPU Kabupaten Manggarai Timur yang sudah memperhatikan mereka sebagai ahli waris dari Alm Aloysius Demo dengan memberikan santuan kematian senilai Rp 46 juta. 

"Terima kasih banyak kepada KPU yang sudah memperhatikan kami dengan memberikan santunan kematian suami saya Alm bapak Aloysius. Doa kami semoga bapak sekalian diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas negara selanjutnya,"ujar Fransiska seraya berlinang air mata. 

Fransiska juga menuturkan, suaminya kelelahan saat mempersiapkan dokumen untuk pleno rekapitulasi perhitungan suara pada Pemilu 2024 di tingkat Kecamatan Lamba Leda Selatan. Suaminya itu menghembuskan nafas terakhir di rumah mereka dan tidak sempat dibawa ke rumah sakit. (rob) 

 
 Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News


 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved