KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia
HUT Ke-29, Kopdit Pintu Air Fokus di Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Pencapaian itu tak membuat Kopdit Pintu Air berhenti berinovasi, saatnya Pintu Air masuk ke bidang pendidikan dan kesehatan.
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/KETUA-KSP-KOPDIT-PINTU-AIR-ROTAT-INDONESIA-DAN-TOKOH-KOPERASI-ROMANUS-WOGA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Langkah demi langkah serta program guna mencapai 1 juta anggota terus dilakukan KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia.
Koperasi ternama di Sikka, Flores, NTT dan Indonesia ini terus membangum ekonomi kerakyatan melalui gerakan budaya hidup hemat dan menabung untuk usaha ekonomi produktif.
Pada HUT Ke-29 Tahun 2024 ini, KSP Kopdit Pintu Air akan terus berinovasi dengan fokus menggarap yayasan yang bergerak di sektor pendidikan dan kesehatan, yakni membangun perguruan tinggi Pintu Air dan rumah sakit.
Di bidang ekonomi, Kopdit Pintu Air sudah mengembangkan simpan pinjam dengan sangat baik yakni berhasil menjaring anggota menjadi 400.000 orang dengan total aset 2,1 T dan omset 1,8 T.
Baca juga: HUT Ke-29 KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia, Yakobus Jano : Terima Kasih Atas Doa dan Dukungnya
Pencapaian itu tak membuat Kopdit Pintu Air berhenti berinovasi dan akan terus masuk ke bidang pendidikan dan kesehatan.
“Dalam koperasi terdapat tiga pilar utama yang harus dikembangkan yakni ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Dan hari ini kita sudah siap masuk di bidang pendidikan dan kesehatan,” kata Yakobus Jano, Ketua KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia saat perayaan HUT Kopdit Pintu Air Ke-29 di kantor pusat Pintu Air, Jumat, 5 April 2024 siang.
Motivasi Kopdit Pintu Air hendak mendirikan yayasan, kata Jano, adalah karena Kopdit Pintu Air lahir dan hadir dari, oleh dan untuk anggota.
“Anggota adalah pemilik lembaga ini dan tugas lembaga ini adalah membantu anggota hidup sejahtera dan terjamin dalam hal kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Itulah mengapa kita harus bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.
Baca juga: Doa Waktu Ujian Bagi Umat Katolik