Nama Sungai di Sikka
Nama Sungai di Kabupaten Sikkka
Berikut sahabat tribunners di mana saja berada data nama sungai di Kabupaten Sikka dari sumber Kantor Bappeda Sikka 2024.
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/ANAK-SUANG-DI-KLAHIT.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Berikut sahabat tribunners di mana saja berada data nama sungai di Kabupaten Sikka.
Data nama sungai di Kabupaten Sikka ini diperoleh data dari Kantor Bappeda Kabupaten Sikka Tahun 2024.
Yang mana nama sungai di Sikka yakni :
1 Sungai Mati Panjang 60
2 Sungai Warlelau Panjang 70
3 Sungai Ili Getang Panjang 70
4 Sungai Nebe Panjang 80
5 Sungai Kaliwajo Panjang 51
6 Sungai Napun Gete Panjang 9,37
7 Sungai Mego Panjang 43
8 Sungai Kowi Panjang 39
Jumlah : 422,37
Baca juga: Info Terbaru Batas Wilayah di Kabupaten Sikka dan Jumlah Kecamatan, Kelurahan dan Desa
Sementara itu, kualitas air sekaligus distribusinya di seluruh wilayah. Kondisi hidrologi Kabupaten Sikka dapat dijelaskan bahwa potensi sumber air di wilayah Kabupaten dapat diidentifikasi dari 3 (tiga) sumber yaitu air hujan, air tanah dan air permukaan.
Untuk air hujan, sumber air hujan di wilayah Kabupaten Sikka dipengaruhi oleh iklim dan curah hujan. Pada umumnya kondisi iklim di wilayah ini dipengaruhi oleh angin muson yang mengakibatkan kering, dengan musim hujan yang pendek yang jatuh pada sekitar bulan November hingga Mei.
Akibat rendahnya curah hujan dan sedikitnya hari hujan sangat mempengaruhi keadaan air tanah dan keadaan debit air sungai yang ada di wilayah Kabupaten Sikka.
Air tanah, struktur batuan geologi wilayah Kabupaten Sikka sangat mempengaruhi terhadap potensi air tanah, batuan yang terdapat di wilayah ini, yaitu batuan gunung api kuarter dan alluvial, secara umum menunjukkan potensi air tanah yang baik.
Baca juga: Mengaku Anggota Polisi Tipu Sejumlah Wanita hingga Aniaya Pacarnya, Pria di Kupang Dibekuk
Struktur hidrogeologi wilayah ini cenderung kompleks dan sangat dipengaruhi oleh aktivitas tektonik dan vulkanik pada masa lampau. Aliran air tanah mengalir melalui celah antar butir (pasir dan butiran batu halus), mengalir di antara retakan dan celah batuan keras, aliran melalui celah, retakan dan saluran.
Sumber air tanah ini sangat dipengaruhi oleh produktifitas aquifernya. Menurut (Jone, 2018) diketahui bahwa kedalaman muka air tanah sangat dalam dibagian Tenggara daerah penelitian yaitu wilayah Kopong, Kecamatan Kewapante dan dangkal dibagian Barat Laut daerah penelitian yaitu wilayah Kolisia sampai wilayah Magepanda.
Kedalaman muka air tanah ini mengikuti keadaan topografi daerah setempat. wilayah potensi air tanah sedang - tinggi dengan debit aliran berkisar 8.47 – 17.05 liter/detik meliputi wilayah Kecamatan Magepanda dan Bagian Barat Kecamatan Alok Barat dan wilayah potensi air tanah kecil – sedang dengan debit aliran berkisar 1.59 – 8.31 liter/detik meliputi wilayah Kecamatan Alok Barat, Alok Timur, Kangae, Kewapante, Bagian Utara Kecamatan Nita, Nele dan Koting.
Air permukaan berasal dari air sungai-sungai yang berada di wilayah Kabupaten Sikka dalam skala kecil dan sedang. Iklim yang relatif kering dan musim hujan yang berlangsung hanya 3–4 bulan dalam setahun menyebabkan sungai-sungai tersebut juga banyak yang kering terutama pada musim kemarau. Pola aliran sungai di wilayah ini pada umumnya adalah dendritik, yaitu aliran sungai yang membentuk cabang pohon, berair pada musim hujan dan kering/berkurang debitnya pada musim kemarau.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.