Doa Harian Katolik

Teks Doa Litani Tujuh Duka Maria

Bunda Maria menjanjikan Tujuh Rahmat bagi jiwa orang yang menghormatinya dengan mendasraskan untaian doa ini setiap hari.

Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / GG
DOA - Seseorang tampak sedang berdoa.Mari simak Teks Doa Litani Tujuh Duka Maria. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Teks Doa Litani Tujuh Duka Maria.

Bunda Maria menjanjikan Tujuh Rahmat bagi jiwa orang yang menghormatinya dengan mendasraskan untaian doa ini setiap hari.

Devosi ini diwahyukan kepada Santa Brigita dari Swedia, dan Beata Ana Katarina Emerih.

1. Aku akan memberi damai dalam keluarga mereka
2. Aku akan memerangi aksi budi mereka tentang misteri ilahi
3. Aku akan mendukung mereka dalam kesulitannya dan akan mendampingi setiap pekerjaannya
4. Aku akan mengabulkan setiap permohonan bila sesuai dengan kehendak Putera Ilahiku dan untuk kebaikan jiwa mereka
5. Aku akan ikut berperang melawan musuh jiwa dalam pertempuran rohani dan melindungi kehidupan mereka setiap saat.

Baca juga: Injil Katolik Jumat 26 April 2024 Lengkap Mazmur Tanggapan

 

6. Aku akan menolong dengan penampakanku pada jam kematian mereka sehingga mereka dapat melihat wajah Bunda Surgawinya

7. Aku akan memohonkan rahmat dari Putera ilahiku, sehingga bagi mereka yang menyebarluaskan devosi pada kedukaanku, akan segera dihantar dari kehidupan duniawi langsung menuju sukacita abadi bila dosa-dosa mereka telah diampuni oleh Putera dan aku akan menjadi penghiburan dan sukacita abadi mereka.

Marilah kita daraskan Litani Tujuh Duka Maria agar boleh menerima Tujuh Rahmat dari Bunda Maria:

P : Allah Bapa di surga;
U : Kasihanilah kami!
P : Allah Putera penebus dunia;
P : Allah Roh Kudus;
P : Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan yang mahaesa;

P : Santa Maria;
U : Doakanlah kami!
Santa Maria, Bunda Allah;
Santa Perawan termulia;
Bunda yang tersalib;
Bunda yang berduka;
Bunda yang menangis;
Bunda yang berkabung;
Bunda yang menderita;


Bunda yang terabaikan;
Bunda yang telah dinubuatkan para nabi;
Bunda yang muram;
Bunda yang sangat sedih;
Bunda yang diliputi penderitaan;
Bunda yang dirudung kesedihan;
Bunda yang hatinya ditikam oleh pedang;

Bunda yang hatinya tersalib;

Bunda yang kehilangan puteranya;
Bunda yang merenungkan segala perkara dalam hati;
Bunda dari seluruh dukacita;
Sumber air mata;
Jurang penderitaan;
Lautan kepahitan;
Medan kesengsaraan;
Penderitaan yang sangat besar;

Cermin kesabaran;
Batu karang kesetiaan;
Bahtera bagi yang bersedih;
Tempat perlindungan bagi yang terlantar;
Penolong dalam kebingungan;
Perisai bagi yang tertindas;
Penghiburan bagi yang menderita;

Penakluk orang yang tidak percaya;
Pengobatan bagi yang sakit;

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved