Demam Babi Afrika
BREAKINGNEWS :Babi di Larantuka Mati Mendadak Diduga Terserang Demam Babi Afrika
Kasus kematian babi secara mendadak di Kecamatan Kota Larantuka menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang memiliki ternak babi.
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/TERSERANG-DEMAM-BABI-AFRIKA.jpg)
Laporan wartawan TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA-Warga dan peternak Kabupaten Flores Timur kembali dilandai kekhawatiran dengan laporan ternak babi mati mendadak yang diduga terserang virus African Swine Faver (ASF) atau penyakit Demam Babi Afrika.
Laporan sejumlah ternak babi mati mendadak itu terjadi di Kelurahan Balela dan Pohon Sirih, Kecamatan Larantuka, sejak satu minggu lalu.
Lurah Balela, Yones Ekaputra Lamuri, Senin, 29 April 2024, mengatakan saat ini dokter hewan sedang melakukan pemeriksaan ternak babi yang sakit-sakitan dan mati mendadak itu.
"Ada beberapa babi yang mati di Balela bagian atas. Saya ada minta dokter untuk cek dan sekarang sedang menunggu laporannya," katanya kepada wartawan.
Baca juga: Kasrem Wirasakti Lewati Jalan Terjal Tinjau Pompa Hidran di Desa Lite Flores Timur
Yones masih menghimpun data ternak yang mati dan sakit-sakitan. Menurutnya, beberapa warga mulai menyembelih ternak babi yang terindikasi sakit.
"Sekitar dua atau tiga ekor. Cuman mereka (warga) tidak lapor resmi ke Kelurahan, kita dapat info babi mati," katanya.
TRIBUNFLORES.COM masih menghubungi dokter hewan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Flores Timur terkait pemeriksaan awal terhadap tetnak mati mendadak itu. *
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News
| Sapi dan Kerbau Keliaran di Kelurahan Tangge Manggarai Barat Didenda Rp 5 Juta |
|
|---|
| Stef Tani Temu Inginkan Calon Wakil Bupati Ende dari Birokrat |
|
|---|
| Bau Amis di Jalan Menuju Pasar Borong Manggarai Timur |
|
|---|
| Mengenal 37 Keuskupan dan Uskup Saat Ini di Indonesia |
|
|---|
| MKKS Ende Beri Perhatian Pelajar Berbakat dan Berprestasi |
|
|---|