Longsor di Ende
Bencana Longsor di Ende, 2 Warga Meninggal Dunia, Satu Korban Longsor dan Satunya Tembok Roboh
Hujan deras yang melanda Kota Ende, Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Sabtu, 4 Mei 2024 malam menelan korban jiwa.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/KORBAN-Salah-satu-korban-longsor-di-Desa-Wolotopo.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Hujan deras yang melanda Kota Ende, Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Sabtu, 4 Mei 2024 malam menelan korban jiwa.
Yang mana ada seorang ibu dari Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende meninggal dunia karena tertimpa longsor.
Sedangkan satu warga juga dari Desa Wolotopo yang menjadi korban longsor sedang ditangani tim medis RSUD Ende.
Selain itu, ada kasus tembok roboh Jalan Anggrek, Kecamatan Ende Timur yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia.
Dua korban yang meninggal dunia saat hujan deras di Kota Ende sempat dilarikan ke RSUD Ende dan saat ini telah ditangani di ruangan jenasah.
Baca juga: BREAKING NEWS: Bencana Longsor di Ende, Warga Jadi Korban
Demikian laporan TRIBUNFLORES,.COM dari RSUD Ende, Sabtu, 4 Mei 2024 malam melalui live Facebook TRIBUNFLORES.COM pasca kejadian.
Hingga kini TRIBUNFLORES.COM di Ende masih terus mencaritahu nama para korban dari pihak terkait termasuk pemerintah dan polisi.
TribunFlores juga masih menghubungi pihak keluarga guna mendapat penjelasan terkait kronologi meninggalnya dua warga Kota Ende di dua lokasi yang berbeda.
Lokasi pertama di Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona dengan korban seorang ibu yang tertimpa longsor.
Lokasi kedua seorang wanita tertimpa tembok yang roboh pasca hujan deras melanda Ende.
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News