Sabtu, 18 April 2026

Berita Manggarai Barat

Kemenag NTT Kampanye Wajib Halal UMKM di Labuan Bajo

Kampanye wajib halal UMKM se-NTT oleh Kanwil Kemenag Provinsi NTT dilaksanakan Pusat Kuliner Kampung Ujung Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.

Tayang:
Penulis: Berto Kalu | Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Kemenag NTT Kampanye Wajib Halal UMKM di Labuan Bajo
POS-KUPANG.COM/HO
Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT melakukan Kampanye Wajib Halal UMKM di Labuan Bajo, Sabtu 4 Mei 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM,LABUAN BAJO-Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan kampanye Wajib Halal Oktober 2024 kepada para pelaku UMKM di Pusat Kuliner Kampung Ujung Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. 

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag NTT H. Ibrahim Arif mengatakan Kampanye Wajib Halal Oktober 2024 diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia secara serentak di 3,000 desa wisata se Indonesia.

"Pemilihan Labuan Bajo sebagai pusat pelaksanaan Kampanye Wajib Halal Oktober 2024 tingkat Provinsi NTT karena Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi pariwisata super premium dengan tingkat kunjungan wisatawan yang tinggi," ujarnya, dalam keterangan yang diterima, Minggu 5 Mei 2024.

Ia menjelaskan, program sertifikasi halal bertujuan memberikan perlindungan bagi seluruh pelaku UMKM sehingga produk usahanya dapat diterima sekaligus memberikan kenyamanan bagi konsumen.

Baca juga: Daftar Nama 30 Anggota DPRD Manggarai Barat Periode 2024-2029

 

"Perlu kita pahami bersama, sertifikasi halal bukanlah Isyu terkait agama namun bertujuan memproteksi pelaku UMKM dan konsumen. Dalam pelaksanaannya berlaku untuk semua pelaku usaha tidak memandang agama, sehingga saudara-saudariku pengusaha non muslim mari bergabung memanfaatkan program ini," terang Ibrahim. 

Adapun pihaknya diberi target oleh Kemenag RI agar harus mencapai 15.000 sertifikat halal hingga Oktober nanti. Saat ini Provinsi NTT, kata Ibrahim, baru di angka 4.000 sertifikat. 

Ia pun mengajak seluruh pelaku UMKM baik di Labuan Bajo maupun NTT umumnya untuk memanfaatkan sisa waktu lima bulan ke depan, guna mengurus sertifikat halal melalui Kanwil Kemenag NTT maupun kantor Kemenag kabupaten/kota di seluruh NTT. 

"Ada kurang lebih 400 satgas pendamping yang siap membantu proses pengurusan sertifikat halal," ungkapnya. *

Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved