Berita Flores Timur
Gunung Lewotobi Laki-laki Terus Erupsi, Sejumlah Desa Dihujani Abu Vulkanik
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meletus atau erupsi, Minggu, 2 Juni 2024 petang.
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/SADF.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meletus atau erupsi, Minggu, 2 Juni 2024 petang.
Data yang diterima TRIBUNFLORES.COM dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, erupsi terjadi hampir setiap hari bahkan ada yang tiga kali sehari.
Pada Kamis, 30 Mei 2024, terpantau sejumlah desa di Kecamatan Wulanggitang terdampak abu vulkanik berupa belerang. Desa-desa itu yakni, Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru, dan Nawokote.
Keadaan itu pun terjadi kembali pada Minggu, 2 Juni 2024. Dari pagi hingga petang, belerang menghujani pemukiman warga pasca letusan. Gunung yang terletak di tenggara Pulau Flores ini masih erupsi hingga malam ini.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Dua Kali Erupsi Siang Ini, Status Masih Waspada
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi, mencatat tinggi kolom abu 700 meter di atas puncak atau 2.284 MDPL. Kolom abu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini ± 7 menit 40 detik," demikian laporan tertulis dari PGA Lewotobi Laki-laki.
Disebutkan, status Gunung Lewotobi Laki-laki Level II (Waspada). Warga sekitar diharapkan memakai masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Pantauan langsung di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, sejumlah warga tampak mengabadikan momen erupsi saat hari mulai petang.
Letusan kedua setelah pagi hari ini belum ada laporan resmi dari PGA Lewotobi Laki-laki. Abu vulkanik tampak mengarah ke sisi barat. Beberapa saat kemudian wilayah Wulanggitang kembali dihujani abu.
Badan jalan mulai dipenuhi abu belerang cukup tebal. Meski demikian, banyak warga beraktivitas tanpa memakai masker. Beberapa pengendara sepeda motor kewalahan karena tak memakai helm yang dilengkapi kaca pelindung mata.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News