Longsor di Ende
Warga Dengar Bunyi Musik dari HP Milik Keluarga Korban Longsor di Ende
Saat dievakuasi, warga menemukan kondisi anak kedua, Echa yang masih berusia 1,5 tahun berada diatas perut sang ibu.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Rumah-bernadus-yang-tertimbun-longsor-di-Ende-Jumat-7-Juni-2024.jpg)
Bernadus Bata bersama istri dan dua anaknya tinggal di sebuah rumah berukuran 3x4 meter yang terbuat dari gedek (belahan bambu) dan berdinding seng.
Pada Jumat, 7 Juni 2024 sekira pukul 05.30 Wita, Florentina Kedho (46), Agusti Jerianto Ratu (18) dan Geradus Gedo Gaja (50) dan warga sekitar mendengar suara gemuruh tanah longsor.
Melihat kejadian tersebut, warga segera memberikan pertolongan. Salah satu warga yang diketahui bernama Geradus Gedo Gaja segera melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Ende.
Piket SPKT Polsek Ende segera menelpon Kapolsek Ende dan bersama anggota piket langsung mendatangi lokasi kejadian.
Setiba di lokasi anggota Polsek Ende bersama warga melakukan evakuasi dan menemukan empat korban dalam keadaan meninggal dunia di atas tempat tidur.
Keempat jenazah kemudian dibawa ke RSUD Ende untuk perawatan dan pembersihan.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News