Minggu, 26 April 2026

Berita Ende

34 Ekor Ternak Babi di Maukaro Ende Mati Mendadak, Camat Salahkan Peternak 

- Sebanyak 34 ekor babi milik peternak dan warga Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende mati mendadak. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto 34 Ekor Ternak Babi di Maukaro Ende Mati Mendadak, Camat Salahkan Peternak 
TRIBUNFLORES.COM/HO-IST
PENDATAAN - Petugas penyuluh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende saat melakukan pendataan jumlah babi yang mati mendadak di Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, Minggu, 7 Juli 2024. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo


TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Sebanyak 34 ekor babi milik peternak dan warga Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende mati mendadak. 

Kematian puluhan ekor babi itu ternyata karena ulah peternak dan warga pemilik babi itu sendiri karena memasukkan ternak babi mati ke dalam kandang babi yang masih hidup sehingga menyebabkan babi yang ada di dalam kandang terpapar dan mati.

"Saya sudah komunikasi dengan masyarakat yang babinya mati, ternyata ada  ternak babi yang mati dimasukan ke kandang ternak babi yang masih hidup sehingga menyebabkan babi yang ada di kandang itu juga terpapar dan  ikut mati," kata Camat Maukaro, Mansoitus Bana, Minggu, 7 Juli 2024.

Dikatakan Mansoitus, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan jumlah ternak babi yang mati dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan petugas penyuluh setempat guna selanjutnya berkordinasi dengan dokter hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende.

Baca juga: 239 Ternak Babi di Lembata Mati Sejak Mei 2024, Dua Sampel Babi Positif ASF

 

"Benar ada laporan dari masyarakat kemarin katanya babi ada babi yang tidak mau makan dan mati. Saya koordinasikan dengan petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan sehingga solusi tindak lanjutnya bisa ditangani secara baik," kata Camat Mansoitus.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, Gadir Dean mengatakan setelah di data petugas yang turun ke Desa Kebirangga, diketahui jumlah babi yang mati mendadak sebanyak 34 ekor.

"Petugas sudah di lapangan dan jumlahnya tidak sampai ratusan tapi 34 ekor. Saat ini petugas kami dan staf dari kecamatan sudah di lapangan, kita ambil sampelnya kirim ke BBvet Denpasar supaya bisa tau apakah itu ASF atau hog cholera," ujar Gadir Dean.

Gadir Dean juga mengimbau agar warga khususnya peternak babi tetap waspada dan menerapkan bio security. 

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved