Fosil Purba di Flores

Sisa-sisa Kehidupan Purba Cekungan So’a di Flores NTT, Penemuan Fosil Vertebrata dan Manusia Purba

Sisa-sisa kehidupan purba dCekungan So’a di Ngada dan Negekeo, Nusa Tenggara Timur menjadi pusat perhatian para peneliti internasional.

Penulis: Cristin Adal | Editor: Cristin Adal
TRIBUNFLORES.COM/HO-BADAN GEOLOGI ESDEM
SITUS PURBA- Penggalian sisa-sisa kehidupan purba di Cekungan So’a di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Negekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA- Sisa-sisa kehidupan purba di Cekungan So’a di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Negekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menjadi pusat perhatian para peneliti internasional.

Penemuan fosil manusia purba pertama kali di Situs Mata Menge pada tahun 2014. Pusat Survei Geologi bersama University of Wollongong Australia telah menjalankan program ekskavasi sejak tahun 2010 dengan tujuan mencari bukti kehidupan purba.

Pada tahun 2024, fokus ekskavasi dilakukan di Situs Kobatuwa dan Situs Malahuma. Kolaborasi dengan ahli arkeologi dan paleontologi dari BRIN, ITB, Kemendikbud Indonesia, serta University of Bergen Norwegia, semakin memperkaya pengetahuan tentang masa lalu manusia di wilayah ini.

 

Baca juga: Ilmuwan Temukan Kerangka Kecil dari Spesies Manusia Purba di Pulau Flores, NTT

 

Situs Kobatuwa

Situs Kobatuwa, yang terletak di bagian barat cekungan, mengungkapkan keberadaan fosil vertebrata seperti gajah purba, buaya, dan tikus.

Selain itu ditemukan juga artefak-alat batu yang mengindikasikan bahwa manusia purba telah beraktivitas di sini sekitar satu juta hingga 700 ribu tahun yang lalu.

 

Baca juga: Wisata ke Flores, Bisa Jelajah Situs Gua Liang Bua, Simak Sejarahnya

 

Situs Malahuma

Di bagian timur cekungan, Situs Malahuma juga menjadi sasaran ekskavasi dengan harapan menemukan temuan yang sebanding dengan penemuan di Kobatuwa.

Cekungan So’a tidak hanya kaya akan sisa-sisa kehidupan purba, tetapi juga menawarkan lanskap geologi yang beragam, termasuk endapan piroklastik, lahar, serta endapan sungai dan danau.

Warisan Geologi

Temuan fosil manusia purba yang berumur 700 ribu tahun di Situs Mata Menge. Kehidupan purba yang ditemukan di sini menunjukkan potensi besar kawasan ini sebagai situs warisan geologi yang berperingkat nasional bahkan internasional.

Dikembangkan untuk Wisata Edukasi

Cekungan So’a diharapkan dapat dikembangkan menjadi kawasan konservasi sebagai laboratium alam untuk kegiatan pendidikan maupun penelitian. 

Membangun situs museum di sini  untuk mendukung pendidikan dan wisata edukasi bagi masyarakat lokal maupun internasional. 

Sumber: psg.geologi.esdm.go.id

 

Berita TribunFlores.com lainnya di Google News

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved