Berita Ende
Calon Kepala Daerah di Ende Harus Peduli Kebencanaan dan Isu Perubahan Iklim
Semua bakal Calon Kepala Daerah (Cakada) di Kabupaten Ende diharapkan agar mempunyai kepedulian terhadap kebencanaan dan juga isu perubahan iklim
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/nusa-nua.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Semua bakal Calon Kepala Daerah (Cakada) di Kabupaten Ende diharapkan agar mempunyai kepedulian terhadap kebencanaan dan juga isu perubahan iklim.
Hal itu disebabkan karena terdapat 11 jenis bencana alam di Kabupaten Ende yang terjadi hampir setiap tahun.
Hal itu dikatakan Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Ende, Hironimus Pala kepada TribunFlores.com, Rabu, 24 Juli 2024 siang di Kantor Yayasan Tana Nua Flores.
Bahkan, Hironimus menyebut FPRB Kabupaten Ende sendiri sudah berdialog dengan KPU Ende agar pada saat debat kandidat nantinya isu kebencanaan dan isu perubahan iklim juga dimasukkan menjadi salah satu materi debat nantinya.
Baca juga: Ansy Lema dan Melki Laka Lena, Duo Ende Bertarung di Pilgub NTT
"Calon-calon pemimpin Ende kedepan itu harus punya kepedulian terhadap pengurangan resiko bencana, kami dari forum sudah bertemu KPU dan mendorong KPU agar debat nanti itu ada isu kebencanaan dan isu perubahan iklim," jelas Hironimus.
Dikatakan Hiro Pala, pemahaman tentang kebencanaan dan isu perubahan iklim akan menjadi dasar penetapan darurat bencana apabila terjadi bencana alam maupun non alam nantinya.
"Kita menetapkan itu nanti ke status darurat, apa acuan kita, ada dokumen tidak, kalau dia tidak punya kepedulian itu, dokumen itu jadi landasan hukum kalau tidak ada landasan nanti resikonya apa, penyalahgunaan kewenangan dan itu akan menjadi resiko berikutnya dan semua orang yang jadi pelaksana di tingkat bawah juga akan ragu-ragu, kalau tidak ada dokumen akhirnya mereka bisa terjerat masalah hukum," jelas dia.
Dari aspek dampak bencana, lanjut dia, apabila terjadi bencana berapa banyak areal yang menjadi lokasi bencana, berapa banyak korban jiwa, kerugian materil. Isu kebencanaan dan isu perubahan iklim menurut Hiro Pala bukan hanya menjadi isu di Kabupaten Ende tetapi isu global sehingga para calon kepala daerah tidak boleh tutup mata dan harus punya kepedulian.
"Pemerintah dan setiap harus melihat, tidak bisa hanya sekedar slogan besar tapi implementasinya kosong, itu yang tidak boleh," tutup Hiro Pala.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Calon Kepala Daerah di Ende Harus Peduli Kebencana
Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten E
Kantor Yayasan Tana Nua Flores
TribunFlores.com
| Sengketa Tanah di Lewoleba, Pengadilan Negeri Lembata Kabulkan Eksepsi Theresia Ina Erap |
|
|---|
| Kantor Imigrasi Maumere Ikut Sosialisasi Kebijakan Izin Tinggal Keimigrasian Tahun Anggaran 2024 |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Kabupaten Kupang Kembali Dilanda Gempa 5,4 SR |
|
|---|
| KKN di Idalolong Lembata Mahasiswa Unika Kupang Adakan Program Pencegahan Stunting Hingga Calistung |
|
|---|