Senin, 4 Mei 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Harian Katolik Rabu 14 Agustus 2024, Bertobatlah 

Mari simak renungan harian katolik Rabu 14 Agustus 2024. Tema renungan harian katolik yaitu bertobatlah.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Rabu 14 Agustus 2024, Bertobatlah 
TRIBUNFLORES.COM / HO-ARJAN
Gereja Katolik Yesus Kerahiman Ilahi, Aeramo di Kabupaten Nagekeo.Mari simak renungan harian katolik Rabu 14 Agustus 2024. Tema renungan harian katolik yaitu bertobatlah. 

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Dalam hidup bersama sebagai sebuah komunitas, lingkungan, bahkan keluarga sering kali terjadi ketegangan, salah paham, kemarahan, dan ketakutan. 

Hal-hal seperti ini bisa saja terjadi dalam sebuah komunitas karena orang-orang yang berkumpul di sana tidak sempurna dan selalu ada kekurangan di sana-sini. 

Bila berhadapan situasi seperti ini-ketika seseorang berbuat dosa-apa yang perlu dilakukan? Ada mekanisme tertentu yang diusulkan Tuhan. 

Pertama, menegur di bawah empat mata, lalu membawa dua atau tiga orang saksi, dan jika langkah ini belum membawa hasil, biarlah persoalannya ditangani jemaat. Kalau ternyata nasihat jemaat juga tidak mempan, lalu Tuhan mengatakan ini, "Jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai" (ay. 7). 

Apa maksud ayat ini? Sering orang menafsirkannya bahwa kalau seseorang tidak mau bertobat, ya sudah keluarkan saja dia dari persekutuan umat Allah. 

Namun, apakah Yesus bersikap demikian terhadap orang-orang seperti ini? Kalau kita membacanya demikian, tampaknya kita memperlakukannya seperti orang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Harus dipahami secara positif bahwa bagaimanapun, orang yang berdosa tidak bisa dikeluarkan dari umat Allah. 

Ini konsisten dengan ajaran Yesus tentang pengampunan yang tanpa batas. Barangkali ada di antara kita sering berhadapan juga dengan orang-orang yang kita anggap berdosa dan menyebalkan karena tidak mau bertobat. Apakah kita sanggup untuk menerima, mendengar, dan memiliki hati yang terbuka untuk menolong mereka? Ini suatu tantangan yang berat dan perlu perjuangan terus-menerus. 

Tuhan, bimbinglah kami dengan terang Roh Kudus agar kami dengan hati terbuka dan penuh kasih menolong sesama yang jatuh dalam dosa. Amin. (gg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved