Berita Nagekeo
Mama-mama di Ngada dan Nagekeo Ikut Pelatihan Biochar dan Asap Cair di Kampus Bambu Turetogo
Yayasan Bambu Lingkungan Lestari menggelar kegiatan pendidikan untuk mama bambu dan mitra strategis lainnya di kampus bambu Turetogo, Golewa Ngada NTT
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PELATIHAN-Mama-mama-saat-ikut-pelatihan-di-kampus-bambu-Turetogo-Kecamatan-Golewa.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) menggelar kegiatan pendidikan untuk mama bambu dan mitra strategis lainnya.
Kegiatan dalam bentuk Training of Trainers (TOT) itu berlangsung di kampus bambu Turetogo, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis 22 Agustus 2024.
Peserta TOT berasal dari kelompok perempuan yang ada di Ngakeo dan Ngada.
Dari Nagekeo yaitu diwakili oleh kelompok Ngusa Mula 5 orang, kelompok Delima 5 orang dan perwakilan dari Desa Wogo 3 orang.
Baca juga: Wolobobo Ngada Festival 2024: Rayakan Kopi, Tenun dan Bambu Kekayaan Budaya
Kegiatan ini di fasilitasi oleh Dr. Saptadi Darmawan, Peneliti Ahli Utama-Pusat Riset Biomassa dan Biorpoduk dari Badan riset dan Inovasi Nasional yang bekerjasama dengan Yayasan Bambu lingkungan Lestari.
Staf YBLL, Juruslan Dj. R. Ndima menjelaskan selain praktek pembuatan biochar dan asap cair mama bambu juga mendapat pengalaman langsung untuk praktek pemanfaatan biochar di lahan pertanian.
"Kegiatan Training of Trainers ini akan berlangsung selama 3 hari dari Kamis tanggal 22 sampai 24 Agustus 2024,"ujar Juruslan.
Kata Juruslan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat terkait cara pembuatan biochar.
Selain itu, mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangan desa bambu Agroekologi dengan memanfaatkan produk turunan bambu terutama untuk biochar.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News