Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Harian Katolik Senin 9 September 2024, Bebas Melayani Sesama
Mari simak renungan harian Katolik Senin 9 September 2024.Tema renungan harian Katolik bebas melayani sesama.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Mari-simak-Bacaan-Injil-Katolik-Kamis-12-Oktober-2023.jpg)
Engkau bukanlah Allah yang berkenan akan kefasikan;orang jahat takkan menumpang pada-Mu. Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau benci terhadap semua orang yang melakukan kejahatan.
Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong,Tuhan jijik melihat penumpah darah dan penipu.
Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita,mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya,karena Engkau menaungi mereka;karena Engkau,akan bersukarialah orang-orang yang mengasihi nama-Mu.
Bait Pengantar Injil Yoh 10:27
Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, sabda Tuhan.Aku mengenal mereka, dan mereka mengenal Aku.
Bacaan Injil Luk 6:6-11
Mereka mengamat-amati Yesus,kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat.
Pada suatu hari Sabat Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar.Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya. Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat, agar mereka mendapat alasan untuk menyalahkan Dia. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Ia berkata kepada orang yang mati tangannya, “Bangunlah dan berdirilah di tengah!” Maka bangunlah orang itu dan berdiri di tengah.
Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Aku bertanya kepada kalian: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat? Menyelamatkan orang atau membinasakannya?” Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua, lalu berkata kepada orang sakit itu, “Ulurkanlah tanganmu!” Orang itu mengulurkan tangannya dan sembuhlah ia. Maka meluaplah amarah ahli-ahli Taurat dan orang Farisi. Lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Katolik
Apakah maksud Allah dengan memberikan perintah untuk menguduskan hari Sabat? (Kel. 20:8; UI. 5:12).
Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi ingin menangkap Yesus ketika Dia melanggar aturan ritual hari Sabat supaya mereka dapat menuntut-Nya atas dasar pelanggaran hukum Allah.
Namun, Yesus mengetahui pikiran mereka. Mengapa mereka berusaha menjatuhkan Yesus? Sebab mereka merasa diri benar sehingga seolah-olah memiliki otoritas untuk memutuskan mana yang benar dan mana yang salah. Sikap legalistis telah menjerat mereka sendiri.