Selasa, 21 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Harian Katolik Selasa 17 September 2024, Hai Pemuda, Bangkitlah

Mari simak renungan harian Katolik Selasa 17 September 2024.Tema renungan harian Katolik yaitu hai pemuda, bangkitlah.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Selasa 17 September 2024, Hai Pemuda, Bangkitlah
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD.Mari simak renungan harian Katolik Selasa 17 September 2024.Tema renungan harian Katolik yaitu hai pemuda, bangkitlah. 

Oleh: Bruder Pio Hayon, SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Selasa 17 September 2024.

Tema renungan harian Katolik yaitu hai pemuda, bangkitlah.

Renungan harian katolik disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD.

Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan harian katolik disiapkan untuk pekan Biasa XXIV dengan warna liturgi hijau.

Peringatan fakultatif Santo Robertus Bellarminus, Uskup dan Pujangga Gereja, Santa Hildegardis, Martir, dengan Warna Liturgi Hijau.

Baca juga: Injil Katolik Hari Ini Selasa 17 September 2024 Lengkap Mazmur Tanggapan

Adapun Bacaan Liturgi Katolik Hari Selasa 17 September 2024 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama 1 Korintus 12:12-14,27-31a

Kalian semua adalah tubuh Kristus, dan masing-masing anggotanya.

Saudara-saudara, sebagaimana tubuh itu satu, meskipun anggotanya banyak, dan semua anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh saja, demikian pula Kristus.

Sebab kita semua telah dibaptis dalam satu Roh menjadi satu tubuh, dan juga diberi minum dari satu Roh, entah kita orang Yahudi, entah bukan Yahudi, entah budak entah orang merdeka.

Sebab tubuh tidak terdiri atas satu anggota saja, tetapi atas banyak anggota. Kalian semua adalah tubuh Kristus, dan masing-masing adalah anggotanya. Dan Allah telah menentukan beberapa orang di dalam jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar.

Selanjutnya Ia menentukan mereka yang mendapat kurnia untuk mengadakan mukjizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berbicara dalam bahasa roh.

Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah semua mendapat karunia untuk mengadakan mukjizat, atau untuk menyembuhkan, atau untuk berbicara dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh? Maka berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang utama.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved