Selasa, 14 April 2026

Rutan Maumere

Rutan Maumere Gelar Sidang TPP Bahas Integrasi dan Tahanan Pendamping

"Melalui sidang ini, kami mengevaluasi dan memutuskan program integrasi yang tepat bagi warga binaan, serta memilih tamping yang akan

Tayang:
Penulis: Nofri Fuka | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Rutan Maumere Gelar Sidang TPP Bahas Integrasi dan Tahanan Pendamping
TRIBUNFLORES.COM/HO-IST
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maumere menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Kamis 10 Oktober 2024. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maumere menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Kamis 10 Oktober 2024. 

Sidang ini membahas program integrasi dan penempatan tahanan pendamping (tamping) sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan pembimbingan warga binaan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Maumere, Wachid Kurniawan  Budi  Santoso menjelaskan bahwa sidang TPP ini merupakan langkah penting dalam proses pembinaan. 

"Melalui sidang ini, kami mengevaluasi dan memutuskan program integrasi yang tepat bagi warga binaan, serta memilih tamping yang akan membantu petugas dalam kegiatan sehari-hari di rutan," ujarnya.

 

Baca juga: Gelar Aksi Demo di Halaman Unimof, Ketua IMM Sikka: Rektor Unimof Lecehkan Ortom IMM

 

 

Sidang TPP membahas beberapa agenda utama, di antaranya:

1. Evaluasi program pembinaan yang telah berjalan.

2. Penentuan warga binaan yang memenuhi syarat untuk program integrasi seperti asimilasi, pembebasan bersyarat, dan cuti menjelang bebas.

3. Pemilihan dan penempatan tahanan pendamping di berbagai unit kerja Rutan Maumere

"Kami juga mempertimbangkan aspek keamanan dan ketertiban dalam setiap keputusan yang diambil," tambah Bapak Wachid.

Sementara itu, Kepala Subsi Pelayan Tahanan, Bapak Benny Johanes Kara menekankan pentingnya program integrasi. 

"Program ini bertujuan mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik. Kami berharap mereka dapat menjadi warga negara yang produktif dan taat hukum," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved