Berita Flores Timur
Ditjen Dukcapil akan Datang Bawa Alat Cetak E-KTP untuk Warga Flores Timur
Kedatangan mereka menjadi kabar gembira untuk mengatasi masalah 13.757 warga yang terancam tak bisa nyoblos Pilkada lantaran belum punya e-KTP.
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Suasana-warga-saat-mengantre-pelayanan-di-Dinas-Dukcapil-Flores-Timur.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Ditjen Dukcapil Kemendagri dikabarkan akan dating membawa alat lengkap untuk membantu proses pembuatan e-KTP di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, NTT tanggal 22 Oktober 2024 mendatang.
Kedatangan mereka menjadi kabar gembira untuk mengatasi masalah 13.757 warga yang terancam tak bisa nyoblos Pilkada lantaran belum punya e-KTP.
Sementara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Flores Timur terus berjuang menggempur masalah itu hingga berhasil melayani 4.528 warga dalam beberapa pekan.
Baca juga: Jaksa Periksa 10 Saksi Kasus Proyek Air Bersih Rp 8,8 Miliar di Adonara, Flores Timur, NTT
Kepala Dinas Dukcapil Flores Timur, Sucipto Keraf, mengatakan, dalam waktu dekat Tim Ditjen Dukcapil Kemendagri akan membantu mereka dalam memberikan pelayanan.
Dia menjelaskan, gerakan pelayanan selama lima hari oleh lima orang Ditjen Dukcapil dan dibantu petugas setempat serta didukung peralatan lengkap seperti alat perekaman, cetak, dan blanko e-KTP.
"Sistemnya pakai jemput bola. Sesuai surat yang saya kirim ke sana, saya minta bantuan pelayanan di dua kecamatan dengan jumlah terbanyak itu Kecamatan Adonara Timur dan Witihama," ujarnya, Kamis, 10 Oktober 2024.
Sucipto menjelaskan, berkat usaha keras yang dilakukan, jumlah warga yang belum memiliki e-KTP tersisa 9.229. Data terbanyak berada di Kecamatan Adonara Timur dan Witihama.
Dia meminta kerjasama dari Pemerintah Desa maupun masyarakat setempat agar bersedia datang ke titik pelayanan pembuatan e-KTP.
Pengalaman selama ini, ungkapnya, petugas dibuat kesulitan lantaran banyak warga yang berada di kebun. Dengan kondisi itu, petugas harus bekerja ekstra mendatangi mereka yang sulit dijangkau.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News