Kekeringan di Sikka
Antisipasi Kemarau, PJ Bupati Sikka Minta Pemdes Segera Laporkan Kondisi Daerah Masing-masing
“Cuaca akhir-akhir ini sangat panas bahkan suhu mencapai 34 derajat. Saya meminta para kepala desa atau lurah untuk segera melapor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pj-Bupati-Adrianus-di-Napunglangir.jpg)
Laporan Reporter Magang TRIBUNFLORES.COM, Ernestina Jesica Toji
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Musim kemarau panjang mulai melanda wilayah Kabupaten Sikka akhir-akhir ini. Kondisi ini menyebabkan beberapa desa mengalami kekeringan dan kelangkaan air bersih.
Melihat kondisi yang terjadi, Penjabat Bupati Sikka, Adrianus Firminus Parera, menghimbau kepada para aparat pemerintah desa untuk segera melaporkan kondisi di desa masing-masing.
“Cuaca akhir-akhir ini sangat panas bahkan suhu mencapai 34 derajat. Saya meminta para kepala desa atau lurah untuk segera melapor sesuai prosedur yang ada agar bisa mendapatkan bantuan, “ ujarnya saat memberikan sambutan dalam peresmian gedung baru SDN Napunglangir sabtu, 12 Oktober 2024.
Pantauan TRIBUNFLORES.COM di lapangan, salah satu daerah yang mengalami kekeringan parah yakni Dusun Denak, Desa Tua Nao, Kecamatan Waiblama.
Baca juga: Satu Dekade SDN Napunglangir, PJ Bupati: Sekolah Ini Dana Pembangunannya Tertinggi di Sikka
Di daerah itu, para warga harus berjalan kaki menempuh jarak sejauh 3 Kilometer untuk mengambil air bersih di sungai.
Salah satu warga Desa Tua Nao, Yuliana Lodan menceritakan mereka kesulitan air bersih karena badai musim kemarau yang berkepanjangan.
"Bendungan Napun Gete belum mengalir sampai saat ini, katanya tidak bisa sampai di Desa Tua Bao ini. Saat ini kami kesulitan air bersih," ujarnya saat ditemui TRIBUNFLORES.COM, siang itu, Sabtu 5 Oktober 2024 lalu.
Yuliana berharap pemerintah bisa memberikan bantuan berupa bak penampung sehingga para warga bisa menampung air dalam jumlah banyak.
"Kalaupun ada orang yang bantu kami, bantu kami bak saja satu unit tiap rumah, supaya kami bisa beli air, beli tangki," imbuhnya.
Tak hanya di Tua Nao, di daerah Magepanda pun demikian.
Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan warga berjibaku mencari air bersih di kali maupun melalui pengeboran.
Hal ini wajib dilakukan untuk menyelamatkan tanaman padi, ternak maupun juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Dampak Kekeringan di Sikka
Kekeringan di Sikka
Antisipasi Kemarau
Pj Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera
Minta Pemdes Laporkan Kondisi Daerah Masing-masing
TribunFlores.com
| BPBD Manggarai Timur Belum Terima Laporan Kekeringan Dampak Kemarau |
|
|---|
| Manggarai Barat Alami Puncak Musim Kemarau, BMKG Minta Waspada Kebakaran Lahan |
|
|---|
| BMKG Minta Waspada Kebakaran di Manggarai Timur dan Manggarai saat Musim Kemarau |
|
|---|
| Stasiun Meteorologi Komodo Ungkap Penyebab Hujan saat Musim Kemarau di Labuan Bajo NTT |
|
|---|
| Manggarai dan Manggarai Timur Masuk Musim Kemarau, BMKG Minta Warga Waspada Kebakaran Hutan |
|
|---|