Senin, 27 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Rabu 16 Oktober 2024, Celakalah Kalian

Mari simak renungan Katolik Rabu 16 Oktober 2024.Tema renungan Katolik Celakalah Kalian.Renungan katolik disusun oleh Bruder Pio Hayon SVD.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Rabu 16 Oktober 2024, Celakalah Kalian
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVDl.Mari simak renungan Katolik Rabu 16 Oktober 2024.Tema renungan Katolik Celakalah Kalian.Renungan katolik disusun oleh Bruder Pio Hayon SVD. 

Tetapi Yesus berkata lagi, "Celakalah kalain juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kalian meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang tetapi kalian sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jari pun."

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik


Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Salam damai  sejahtera untuk kita semua. Celakalah adalah ungkapan mengutuk atau kecaman baik perorangan juga bisa secara kolektif dalam satu kelompok tertentu ungkapan ini ditujukan. Ungkapan kutukan atau kecaman ini biasanya dikenakan kepada orang atau kelompok yang benar-benar sudah melanggar banyak hal dalam hidup bermasyarakat atau pun pribadi tapi mereka ini tidak menyadari akan kesalahan yang mereka perbuat. Karena mereka selalu merasa diri benar dan seakan pemangku hukum itu sendiri. Jadi apa yang mereka buat selalu ‘dianggap’ benar. 

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Dalam pekan ini, termasuk hari ini juga pada pekan lalu kita masih berkutat dengan surat Rasul Paulus kepada jemaat di Galatia. Hari ini berbicara tentang hidup dalam Roh. Jika hidup kita dibimbiing oleh Roh maka hidup kita akan bebas dari tekanan hukum Taurat juga yang lahir dalam perbuatan-perbuatan daging seperti percabulan, penyembahan berhala, sihir, hawa nafsu, amarah, iri hati, sihir, kemabukan, pesta pora dan lain-lain. Sedangkan ketika hidup kita dipimpin oleh Roh maka akan muncul kasih, sukacita, damai sejahtera, kebaikan, lemah lembut, kesetiaan, kesabaran dan lain-lain. Semua hal ini dapat terjadi karena kita sudah menjadi milik Kristus.

Mengapa? Karena semua keinginan daging kita bersama hawa nafsu dan keinginannya sudah disalibkan bersama Kristus di salib. Maka dengan demikian, hidup kita dipimpin oleh Roh Kristus sendiri. Dan banyak dari antara kita yang masih hidup dalam keinginan daging belaka maka tak jarang kita melihat ada begitu masalah yang muncul dalam hidup kita yang lahir dari keinginan dan hawa nafsu kita. Dan hal itu sudah terbukti terjadi dalam masyarakat di sekitar kita dan bahkan itu mungkin sekali terjadi pada kita. Hal itu bisa terlihat dalam bacaan Injil hari ini. Yesus mengecam orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Yesus mengecam mereka dengan ungkapan “Celakalah kalian….” 

Mengapa Yesus mengecam orang Farisi? Karena praktek hidup mereka lebih banyak dipengaruhi  oleh keinginan dan hawa nafsu belaka seperti membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran. Hal yang paling sederhana saja mereka ikuti dengan sangat teliti, namun pada saat yang sama mereka mengabaikan keadilan dan kasih Allah. Yesus juga mengecam orang Farisi karena suka cari penghormatan karena duduk di tempat terdepan di dalam rumah ibadat dan di tempat umum lainnya seperti di pasar.

Yesus menganggap mereka seperti kubur yang tidak memiliki tanda. Orang berjalan di atasnya dan tidak mengetahuinya. Begitu juga dengan ahli Taurat, Yesus juga mengecam mereka dengan celakalah karena mereka juga biasa meletakan beban-beban yang tak terpikulkan pada orang lain dan mereka sendiri tak pernah menyentuh beban itu karena mereka dianggap sebagai pemegang hukum. 

Semua kecaman Yesus yang ditujukan kepada orang Farisi dan ahli Taurat ini juga bisa terjadi pada kita dan bahkan juga kita lakukan setiap harinya. Mengapa semua itu bisa terjadi pada kita? Seperti dikatakan oleh Paulus, kita masih hidup di bawah ikatan dengan daging kita yaitu hawa nafsu dan keinginan daging kita semata dan tidak dipimpin oleh Roh.

Maka marilah kita belajar untuk hidup dalam Roh dan kebenaran akan Kristus supaya kita selalu bisa menjalani hidup kita semata-mata hanya karena keinginan Roh dan bukan daging. Itu sebenarnya ciri khas kita para pengikut Kristus karena semua keinginan daging kita sudah dipakukan pada Salib Kristus sendiri. Untuk itu, hidup selalu dalam pimpinan Roh Tuhan sendiri agar kita terhindar dari keinginan dan hawa nafsu daging kita sendiri. 

Saudari/a terkasih dalam Kristus 

Pesan untuk kita, pertama: semua kita adalah manusia yang terlahir dengan dosa asal dari Adam dan Hawa. Dosa asal inilah yang membawa kita pada kecenderungan akan hidup dalam keinginan daging semata. Kedua, namun kita sudah diselamatkan oleh Kristus lewat wafat di salib.

Ini berarti juga, semua keinginan dan hawa nafsu daging kita pun sudah dipaku pada salib bersama Kristus. Ketiga, maka hiduplah selalu dalam Roh dan kebenaran Tuhan sendiri agar semua hal baik akan lahir dari dalam diri kita dan berguna bagi banyak orang.(gg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved