Rabu, 8 April 2026

Demo di Ende

PMKRI Ende Minta Polisi Profesional dalam Penanganan Kasus Dugaan Korupsi

Mereka menyampaikan beberapa kasus dugaan korupsi yang masih mengendap di Polres Ende. 

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto PMKRI Ende Minta Polisi Profesional dalam Penanganan Kasus Dugaan Korupsi
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
AKSI DEMO - puluhan aktivis PMKRI Cabang Ende Santo Don Bosco menggelar aksi demontrasi, Senin, 28 Oktober 2024 menyoal beberapa kasus dugaan korupsi yang masih mengendap di Polres Ende. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, puluhan aktivis PMKRI Cabang Ende Santo Don Bosco menggelar aksi demontrasi, Senin, 28 Oktober 2024.

Mereka menyampaikan beberapa kasus dugaan korupsi yang masih mengendap di Polres Ende. 

Aksi tersebut dimulai sekitar pukul 10.10 WITA dari Marga PMKRI Cabang Ende di Jalan Wirajaya, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah menuju Mapolres Ende di Jalan Pahlawan, Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende.

Sepanjang jalan menuju Mapolres Ende, puluhan aktivis PMKRI Ende yang menggunakan satu buah mobil pikap berwarna hitam melakukan orasi. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Peringati Hari Sumpah Pemuda, PMKRI Ende Demo Kasus Korupsi di Ende

 

Aksi itupun sempat menjadi pusat perhatian warga di sepanjang jalan Wirajaya hingga depan Mapolres Ende.

Puluhan aparat kepolisian sudah bersiaga di depan Mapolres Ende saat puluhan aktivis PMKRI Ende tiba. 

Sebelum masuk dan beraudiens, mereka melakukan orasi dan membacakan pernyataan sikap dan tuntutan mereka kurang lebih selama satu jam.

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indinesia (PMKRI) Cabang Ende menyatakan sikap: 

Dalam orasi dan pernyatan sikapnya, Ketua PMKRI Ende, Marselino Erlan Elu mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polres Ende dan agar segera mengusut tuntas semua kasus dugaan korupsi di Kabupaten Ende.

Erlan dalam orasinya juga menuntut Polres Ende untuk lebih netral dan profesional dalam menangani kasus korupsi di Kabupaten Ende, tanpa ada intervensi dari berbagai kelompok kepentingan. 

Dia juga menuntut Polres Ende agar lebih transparan dalam menangani kasus korupsi di Kabupaten Ende. 

Erlan juga menyebut, PMKRI Ende mendukung penuh Polres Ende dalam menyelesaikan persoalan korupsi di Kabupaten Ende. 

"Masalah korupsi juga menjadi atensi publik yang dinilai sebagai kejahatan pelanggaran HAM yang tingkat kejahatanya luar biasa karena secara tidak langsung hak-hak dsaar masyarakat untuk memperoleh kehidupan bernegara dan pelayanan publik yang layak," tegas Erlan dalam pernyataan sikapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved