Gunung Lewotobi Meletus
Simak Harapan Angkatan Muda Adonara Maumere Atas Bantuan Erupsi Lewotobi
Di tengah situasi yang belum menentu ini Angkutan Muda Adonata ini mengharapkan semua pihak tetap menjaga solidaritas dan empati
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/LIHAT-ERUPSI-Salah-satu-pengungsi-dari-Desa-Nurabelen.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Melihat situasi pasca bencana meletusnya Gunung Lewotobi Lak-Laki di Kabupaten Flores Timur, NTT maka Angkatan Muda Adonara-Maumere menyampaikan banyak terima kasih untuk semua pihak baik pemerintah, swasta maupun individu yang sudah dengan rela memberikan bantuan kemanusiaan untuk para korban di tempat pengungsian.
Di tengah situasi yang belum menentu ini Angkutan Muda Adonata ini mengharapkan semua pihak tetap menjaga solidaritas dan empati terhadap para korban.
"Kita juga menghimbau agar pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk segera mengambil langkah-langkah strategis terutama," papar Ketua Umum Angkutan Muda Adonara-Maumere alias AMA, Ignasius Sinung Ama dalam keterangan pers kepada TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Sabtu, 9 November 2024 pagi.
Ia mengatakan, ada beberapa hal-hal yang perlu diperhatikan menyikapi kejadian di Lewotobi pertama, memastikan bahwa semua bantuan untuk para korban bencana benar-benar sampai dan dirasakan oleh para korban.
Baca juga: Gunung Iya Ende Status Siaga, BNPB Ingatkan Pemda Ende Waspada, Belajar dari Tragedi Lewotobi
Kedua, jika ada bantuan finansial yang diberikan oleh pihak pemerintah, swasta maupun pribadi dipastikan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan oleh para korban.
Ketiga, pemerintah melalui dinas terkait memastikan kesehatan para korban bencana di tempat pengungsian terutama untuk yang rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil serta lanjut usia.
Keempat, jika ada barang donasi yang masuk ke posko harus disortir secara baik dan teliti oleh parah pihak yang mengurus posko donasi, sehingga terhindar dari barang kadaluwarsa yang kemudian akan memperburuk kesehatan para pengungsi.
"Demikian harapan kami sebagai warga masyarakat kabupaten Flores Timur. Semoga kita semua tetap waspada dan terus memberikan perhatian, dukungan dan doa agar musibah ini cepat berlalu serta menemukan jalan keluar yang baik untuk para korban bencana. Salam dari Nian Sikka," paparnya.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News