Gunung Lewotobi Meletus
Masinta Selamatkan Nyawa Putranya, Rela Telapak Kakinya Terbakar Abu Panas Gunung Lewotobi
Masinta Sangkala salah satu penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, alami luka bakar karena menginjak lahar gunung api itu saat selamatkan diri.
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Cristin Adal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Korban-erupsi-Gunung-Lewotobi-Laki-laki-Masinta-51.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Masinta Sangkala (51), warga Dusun A, Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, tak bisa berjalan lantaran kedua kakinya mengalami luka bakar serius.
Kedua telapak kaki wanita ini melepuh akibat terbakar abu panas Gunung Lewotobi Laki-laki yang meletus dahsyat pada, Minggu, 3 November 2024 tengah malam.
Masinta rela berjalan di atas lahar yang masih panas demi menyelamatkan nyawa putranya, Muhamad Farhan Maulana. Bocah 7 tahun itu tertidur lelap nyaris tertimbun material panas.
"Saya gendong langsung bawa lari keluar. Dia nyenyak sekali jadi tidak sadar, syukurlah kami berdua masih selamat," kata Masinta kepada wartawan, Selasa, 12 November 2024.
Baca juga: BREAKING NEWS: Status Siaga Darurat Bencana Lewotobi, Pemda Sikka Imbau Siswa Belajar dari Rumah
Masinta belum sadar bahwa kakinya terluka. Rasa nyeri baru terasa saat ia dan sang buah hati sampai ke Kantor Desa Klatanlo. Darah juga mengalir dari paha. Lukanya bak tersayat benda tajam.
"Kemungkinan kena kerikil panas (luka bagian paha). Sampai di kantor desa, saya tidak bisa jalan. Saya numpang mobil pickup punya om Harjo Lopez," ceritanya.
Bencana dahsyat menghancurkan kontrakan Masinta. Rumah milik, Jufri Kedang itu sudah hancur. Semua perabot rusak termasuk usaha salon dan rias pengantin. Ibu sigle patent ini hanya bisa menitihkan air mata mengahadapi kenyataan berat itu.
Masinta kini mengungsi ke Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena, radius aman dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Dia tidak bergabung ke poskoh induk, tetapi tinggal di rumah Mans Hayon.
Baca juga: Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Menyebar hingga ke Maumere, Warga Diminta Pakai Masker
"Tidak tahu lagi setelah ini harus buat apa. Sudah tidak ada usaha lagi untuk menunjang hidup dan ongkos sekolahnya anak saya, kami hanya bisa pasrsh," ucapnya. Raut wajahnya semakin murung.
Kondisi Masinta belum pulih seutuhnya. Ia harus bolak balik ke Puskesmas Lewolaga untuk mengontrol lukanya. Saat hendak tidur, Masinta selalu merintih kesakitan. Rasa nyeri mengganggu tidur malamnya.
Berita TribunFlores.com Lainnya di Google News
Terbakar Lahar Gunung Lewotobi
ibu selamatkan anak
Gunung Lewotobi
kisah penyintas lewotobi
erupsi lewotobi
Flores Timur
NTT
TribunFlores.com
| Siswa SMAN 1 Titehena Flotim Jadi Relawan di Dapur Pengungsian Lewotobi |
|
|---|
| Warga 5 Desa di Sikka NTT Terdampak Paling Parah Erupsi Lewotobi, Keluhkan Gangguan Pernapasan |
|
|---|
| Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Menyebar hingga ke Maumere, Warga Diminta Pakai Masker |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Status Siaga Darurat Bencana Lewotobi, Pemda Sikka Imbau Siswa Belajar dari Rumah |
|
|---|