Kamis, 23 April 2026

Gunung Lewotobi Meletus

Ruang Udara Labuan Bajo NTT Terpapar Abu Vulkanik, Sejumlah Penerbangan Batal

Adapun wilayah sebaran abu vulkanik meliputi Waka, Koliasia, Maumere, Pulau Komodo (Manggarai Barat), dan sebagian kecil laut Flores Utara.

Tayang:
Penulis: Berto Kalu | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Ruang Udara Labuan Bajo NTT Terpapar Abu Vulkanik, Sejumlah Penerbangan Batal
TRIBUNFLORES.COM/BERTO KALU
BANDARA KOMODO - Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo. Rabu 20 November 2024. 

Laporan Reporter TRIBUN-FLORES.COM, Berto Kalu

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Ruang udara Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terpapar abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Rabu 20 November 2024.

Berdasarkan perkembangan informasi aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur dari PVMBG dan VAAC Darwin serta hasil analisa satelit Himawari tanggal 20 November pukul 13.00 Wita, sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi terdeteksi mengarah ke barat dan barat laut hingga ketinggian 14.000 ft.

Adapun wilayah sebaran abu vulkanik meliputi Waka, Koliasia, Maumere, Pulau Komodo (Manggarai Barat), dan sebagian kecil laut Flores Utara.

Baca juga: BPBD Manggarai Barat Ingatkan Potensi Tsunami di Labuan Bajo NTT, Yohanes: Jalur Cincin Api 

 

Sementara itu berdasarkan pantauan di Bandara Komodo Labuan Bajo, Rabu sore, sedikitnya 3 maskapai membatalkan penerbangan dari dan menuju Labuan Bajo.

Tiga maskapai itu antara lain, Batik Air rute Labuan Bajo - Jakarta, dan Labuan Bajo - Denpasar.  Kemudian Super Air Jet rute Labuan Bajo - Surabaya, dan AirAsia rute Labuan Bajo - Denpasar.

Untuk diketahui Bandara Komodo ditutup pada Sabtu 9 November siang akibat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. 

Bandara tersebut sempat dibuka pada Senin 11 November sore dan melayani satu penerbangan oleh Citilink dari Jakarta.

Bandara Komodo kembali dibuka selama satu hari penuh pada Selasa 12 November setelah hasil paper test menuju negatif abu vulkanik. Namun semua penerbangan terjadwal pada hari itu dibatalkan maskapai.

Bandara tersebut kembali ditutup pada Rabu 13 November setelah hasil paper test menunjukkan hasil positif abu vulkanik.

Bandara yang berada di ujung barat Pulau Flores itu kembali dibuka pada Kamis 14 November. Namun aktivitas penerbangan belum normal. Sebagian besar penerbangan yang terjadwal dibatalkan maskapai karena ada sebaran abu vulkanik.

Pada periode 15-19 November aktivitas penerbangan di Bandara Komodo relatif normal.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved