Selasa, 21 April 2026

Warga Kupang Tewas

Kronologi Warga Kota Kupang Tewas saat Mancing di Pantai Kataba NTT

Mereka berencana menangkap ikan di perairan Pantai Kataba, yang sering menjadi lokasi memancing favorit warga setempat.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Kronologi Warga Kota Kupang Tewas saat Mancing di Pantai Kataba NTT
POS-KUPANG.COM/HO-POLISI
EVAKUASI - Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tewas akibat cuaca buruk di Kupang, NTT, Januari 2025. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Seorang pria bernama Filmon Naktonis (39), warga Kelurahan Penkase, Kecamatan Alak, ditemukan tewas setelah tenggelam saat memancing bersama dua rekannya.

Berdasarkan keterangan tertulis yang di terima POS-KUPANG,COM, peristiwa ini bermula pada pukul 15.25 WITA, ketika Filmon bersama dua remaja, Jesen Tungga (14) dan Cikal Lani (14), berangkat memancing menggunakan sampan kecil di Perairan Pantai Kataba, Desa Oenaek, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Minggu 5 Januari 2025.

Mereka berencana menangkap ikan di perairan Pantai Kataba, yang sering menjadi lokasi memancing favorit warga setempat.

Sekitar pukul 17.25 WITA, cuaca mendadak berubah ekstrem. 

Baca juga: Mahasiswi Unika Ruteng Ini Kupas Dampak Positif dan Negatif dari Childfree 

 

Hujan deras disertai angin kencang mengguncang sampan kecil mereka hingga terbalik. 

Jesen dan Cikal, yang mampu berenang, berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke pantai. Namun, Filmon, yang tidak bisa berenang, terseret arus dan hilang di laut.

Laporan tentang kejadian ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang pada pukul 20.00 WITA. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, lima personel tim SAR segera dikerahkan ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap, termasuk perahu karet.

Operasi pencarian dilakukan di tengah kondisi cuaca yang masih buruk. 

Setelah pencarian intensif selama lebih dari dua jam, tim SAR akhirnya menemukan Filmon dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 22.20 WITA.

Jenazah korban ditemukan tidak jauh dari lokasi sampan terbalik. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Nanang Sigit PH., S.IP., M.M., mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di laut, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.

"Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengingatkan agar nelayan dan masyarakat selalu memperhatikan informasi cuaca serta melengkapi diri dengan peralatan keselamatan," jelas Nanang.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved