Jumat, 1 Mei 2026

Berita Ende

Tim Observasi Tanaman Dinas Pertanian Ende Ungkap Penyebab Tanaman Apel dan Ubi Kering 

Fenomena alam ini menyebabkan daun tanaman layu dan kering, mengganggu hasil pertanian petani setempat.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Tim Observasi Tanaman Dinas Pertanian Ende Ungkap Penyebab Tanaman Apel dan Ubi Kering 
TRIBUNFLORES.COM/HO-KADIS PERTANIAN
TINJAU - Tim Observasi Tanaman (OPT) dan penyuluh dari BPP Kelimutu saat melakukan observasi di Desa Pemo, ENde, NTT, Rabu, 22 Januari 2025.  

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Tanaman apel dan ubi di kawasan sekitar Gunung Kelimutu, Kabupaten Ende, mengalami kekeringan yang cukup parah akibat kabut tebal yang mengandung belerang. 

Fenomena alam ini menyebabkan daun tanaman layu dan kering, mengganggu hasil pertanian petani setempat.

Berdasarkan laporan tim Observasi Tanaman (OPT) dan penyuluh dari BPP Kelimutu, Rabu, 22 Januari 2025, kabut belerang yang turun ke permukaan tanah telah melanda area seluas hampir 1 hektar untuk tanaman apel, serta sekitar 1 hektar untuk ubi kayu. 

Selain itu, kentang dan stroberi juga turut terpengaruh, meskipun dalam skala yang lebih kecil, sekitar 0,5 hektar per tanaman.

Baca juga: Tanaman Hortikultura di Kelimutu Kering saat Musim Hujan, Plt Kepala Dinas Pertanian Ende Kaget

 

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Ibrahim Gadir Dean, menjelaskan, dampak dari kabut belerang ini sangat signifikan terhadap daun tanaman, namun tidak merusak akar tanaman. 

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya menyarankan petani untuk memangkas dahan yang kering dan segera melakukan pemupukan agar tanaman dapat tumbuh kembali dengan baik.

"Ini adalah gejala alam yang sulit diprediksi. Kita harus tetap waspada, terutama bagi petani yang berada di radius dekat dengan gunung Kelimutu," ujar Ibrahim.

Meskipun kekeringan yang terjadi disebabkan oleh fenomena alam, petani di kawasan tersebut diminta untuk terus memantau kondisi tanaman mereka. 

Dia berharap, dengan pemupukan dan perawatan yang tepat, tanaman akan dapat pulih dan tumbuh kembali meskipun terkena dampak dari kabut belerang tersebut.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved