Unika Santu Paulus Ruteng
Dies Natalis Prodi Pendidikan Teologi: Refleksi, Syukur dan Harapan
Perayaan Dies Natalis ke 66 tahun Program Studi Pendidikan Teologi Unika St. Paulus Ruteng menjadi momen refleksi perjalanan, ungkapan syukur
TRIBUNFLORES.COM,RUTENG-Perayaan Dies Natalis ke 66 tahun Program Studi Pendidikan Teologi Unika St. Paulus Ruteng, Sabtu, 25 Januari 2005 menjadi momen refleksi perjalanan, ungkapan syukur, dan penyampaian harapan untuk masa depan.
Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, S.Fil., Lic.Theol. menekankan pentingnya pendidikan teologi sebagai perjalanan spiritual yang relevan dengan isu-isu zaman.
Ia mengajak civitas akademika untuk membaca tanda-tanda zaman, menghidupi iman dalam tindakan, dan terus berkolaborasi serta berinovasi demi transformasi yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Teologi, Pater Oswaldus Bule, SVD, menggambarkan Dies Natalis sebagai "buah" dari cinta dan harapan yang ditanam oleh para pendahulu.
Baca juga: Dies Natalis Prodi Pendidikan Teologi: Refleksi dan Harapan untuk Masa Depan
Ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat pelayanan, menabur cinta, dan menyemai harapan sebagaimana yang dicontohkan oleh Santo Paulus.
Keduanya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan program studi ini, sekaligus mengajak mahasiswa untuk bermimpi besar dan berani menjadi terang serta garam bagi masyarakat.
Dies Natalis ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika untuk terus bergerak maju, menjadikan pendidikan teologi sebagai berkat nyata bagi Gereja dan masyarakat.
Pada saat yang sama mahasiswa Prodi Pendidikan Teologi Unika St. Paulus Ruteng, Arkadeus Trisno Anggur (Trisno) menyampaikan bahwa Pendidikan Telogi menjadi Pendidikan yang lebih universal dan adaptif.
Baca juga: Injil Katolik Senin 27 Januari 2025 Lengkap Mazmur Tanggapan
Trisno, di tengah kebahagiaan merayakan Dies Natalis prodinya, ia berharap agar Program Studi Pendidikan Teologi Unika St. Paulus Ruteng tetap menjadi prodi yang berkembang di tengah tantangan zaman.
“Prodi ini telah memberikan pengaruh positif dalam memperkuat iman umat, namun Saya menginginkan penerapan teologi yang lebih universal, mencakup masalah sosial dan kehidupan bermasyarakat” ungkanya.
Trisno, yang kini berada di tingkat 3 semester 6, terus berkomitmen untuk menjadi mahasiswa yang berintegritas dan mampu memaknai teologi dalam berbagai aspek kehidupan.
Ia terus bermimpi agar prodi ini bisa semakin progresif dan tampil sebagai satu-satunya program studi terakreditasi A di kampus tersebut.
“Pendidikan teologi yang tidak hanya berfokus pada ajaran agama, tetapi juga mampu mencetak generasi pemimpin yang responsif dan adaptif terhadap tantangan sosial di masa depan” tutupnya dengan penuuh ceriah.
Penulis Berita: Selvianus Hadun
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Perayaan-Dies-Natalis-ke-66-tahun.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.