Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini Cuaca 10 Februari 2025: NTT Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMK memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), waspada banjir dan tanah longsor.
Penulis: Cristin Adal | Editor: Cristin Adal
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 10 Februari 2025.
Beradasarkan prakiraan BMKG cuaca ekstrem in selama periode 10 - 13 Februari 2025 di Indonesia. Adapun wilayah yang berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di:
Hujan Sedang - Lebat : Jawa Barat, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua dan Papua Selatan.
Hujan Lebat - Sangat Lebat : DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Potensi Angin Kencang : NTT, Sulawesi Selatan dan Maluku.
Baca juga: BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa NTT
Dilansir dari laman resmi BMKG, Berdasarkan analisa prognosis, Siklon Tropis Taliah bergerak ke arah barat - barat daya dan menjauhi wilayah Indonesia.
Namun dalam seminggu ke depan, BMKG masih memantau berbagai fenomena atmosfer yang diperkirakan mempengaruhi peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.
Angin Monsun Asia juga masih menjadi faktor utama penyebab terjadinya hujan di wilayah Indonesia. Faktor lainnya, yaitu fenomena La Nina lemah, terpantaunya Bibit Siklon Tropis 92W dan gelombang atmosfer mendukung peningkatan dalam potensi terjadinya hujan signifikan di beberapa wilayah Indonesia.
MJO diprediksi berada pada fase 6 hingga sepekan kedepan yang tidak memberikan pengaruh terhadap dinamika atmosfer di wilayah Indonesia. Meskipun demikian, fenomena MJO secara spasial masih bertahan di Samudra Hindia Selatan Jawa, Bali, NTB, dan NTT.
Baca juga: Siklon Tropis Taliah Menjauh, BMKG: Waspada Fenomena Atmoster Pengaruhi Peningkatan Curah Hujan
Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai
petir.
Siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, yang dapat
terjadi kapan saja.
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/hujan-lebat.jpg)