Gunung Lewotobi Laki Laki

Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki Meningkat Signifikan, Jarak Rekomendasi Diperluas

Badan Geologi mencatat adanya peningkatan signifikant aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki itu sejak 5-12 Februrari 2025.

|
Editor: Cristin Adal
TRIBUNFLORES.COM/HO-POSMAT GUNUNG LEWOTOBI LAKI-LAKI
GUNUNG LEWOTOBI- Gunung Api Lewotobi Laki-laki terletak di KabKota Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, memiliki ketinggian 1584 mdpl, Rabu, 2 Februari 2025. 

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Badan Geologi melalui Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat adanya peningkatan signifikant aktivitas gempa vulkanik gunung api itu sejak 5-12 Februrari 2025.

Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-laki dalam laporannnya Rabu (12/2/2025) mengungkapkan gempa letusan terekam, namun secara visual tinggi letusan dan warna abu tidak teramati.  

Jenis gempa yang terekam selama periode 5-12 Februari 2025, yaitu 4 kali gempa Letusan, 144 kali gempa hembusan, 41 kali gempa harmonik, 7 kali gempa low frekuensi, 12 kali gempa vulkanik dalam, 5 kali gempa tektonik lokal, 35 kali gempa tektonik jauh, dan 1 kali getaran banjir.

Pengamatan secara visual periode 5-12 Februari 2025, menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik G. Lewotobi Laki-laki terlihat fluktuatif, rata-rata tinggi kolom erupsinya 200-400 meter dan lebih sering tidak teramati karena kabut. 

Baca juga: Lewat Film A Plastic Ocean, Siswa SMAN 1 Waigete Sikka Diedukasi tentang Kesadaran Lingkungan

 

Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-laki juga masih terlihat sinar api yang samar di sekitar puncak mengindikasikan adanya lava yang terdorong ke permukaan sehingga dapat teramati saat malam hari adanya pancaran warna merah di area puncak.

Asap hembusan pada area sekitar puncak pada sisi barat laut yang membentuk seperti rekahan cenderung tipis-tebal sedangkan pada tembusan solfatara sisi timur laut terlihat tipis. 

Adanya asap kawah (solfatara) ini disebabkan adanya zona alterasi (zona lemah), sehingga terlihat asap solfatara yang keluar dari area tersebut. Area tersebut dapat berpotensi terjadi "directed blasť" (erupsi langsung searah) yang dapat terjadi ke arah barat laut-timur laut dari G. Lewotobi Laki-laki

Tren Kenaikan Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki 

Gempa letusan pada periode ini masih fluktuatif seperti pada periode sebelumnya, hal ini mengindikasikan masih adanya suplai magma dan dapat berpotensi menjadi erupsi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Rabu 12 Februari 2025, Warga Manggarai Waspadai Potensi Hujan Petir 

Gempa harmonik jumlahnya sedikit menurun mengindikasikan adanya pergerakan fluida ataupun pelepasan gas dari magma yang mengisi rekahan cenderung menurun namun masih berada pada kedalaman yang dangkal yang bergerak ke arah permukaan.

Gempa low frekuensi jumlahnya sedikit naik mengindikasikan aktivitas aliran fluida magma dari conduit menuju permukaan mulai merambat naik ke permukaan.

Gempa vulkanik dangkal tidak terekam pada periode ini namun vulkanik dalam masih terekam dan jumlahnya meningkat dibanding periode sebelumnya, hal ini mengindikasikan aktivitas magma dalam kantung magma gunung api Lewotobi Laki-laki intensitasnya bertambah dan menuju pada kedalaman yang dangkal.

Gempa tektonik lokal jumlahnya masih stabil seperti periode sebelumnya. Gempa tektonik jauh menurun dibandingkan dari periode sebelumnya. Gempa tektonik lokal yang terekam bisa jadi mengindikasikan masih adanya suplai dari dalam yang lokasinya masih jauh dari tubuh G. Lewotobi Laki-laki. 

Gempa tektonik lokal dan gempa tektonik jauh di sekitar G. Lewotobi Laki-laki berpengaruh pada aktivitas G. Lewotobi Laki-laki sehingga perlu diwaspadai apabila terjadi peningkatan tiba-tiba. 

Jumlah kedua jenis gempa tektonik ini, terutama gempa tektonik lokal yang akan berpengaruh pada tinggi letusan atau aktivitas G. Lewotobi Laki-laki.

Pada periode ini getaran banjir berkurang, seiring berkurangnya intensitas hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki. Material-material yang dikeluarkan dari hasil erupsi yang terendapkan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki yang dapat berpotensi menjadi lahar apabila terjadi hujan lebat.

Terjadi peningkatan gempa vulkanik tanggal 11 Februari 2025 dari pukul 22.00 Wita hingga 12 Februari 2025 pukul 02.00 WITA dan masih berlangsung hingga laporan ini dibuat.

Dari hasil pemantauan visual dan kegempaan menunjukkan adanya tren kenaikan aktivitas vulkanik G. Lewotobi Laki-laki dan adanya peningkatan yang tiba-tiba gempa vulkanik. Potensi erupsi dapat terjadi ke depannya..

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh dari pemantauan visual dan instrumental, menunjukkan aktivitas visual dan kegempaan pada G. Lewotobi Laki-laki meningkat, sehingga tingkat aktivitas G. Lewotobi Laki-laki ditetapkan masih pada Level III (SIAGA) dengan perubahan jarak rekomendasi.

Jarak Rekomendasi Diperluas

Badan Geologi melarang masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki dan sektoral barat daya-timur laut sejauh 6 kilometer.

Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, Nawakote.

Pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved