Kalender Liturgi Katolik
Kalender Liturgi Katolik Senin 17 Februari 2025, Hari Biasa Pekan VI
Mari simak Kalender Liturgi Katolik Senin 17 Februari 2025. Kalender liturgi katolik hari biasa pekan VI.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Simak-Teks-Misa-Malam-Natal-Sabtu-24-Desember-2022.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Kalender Liturgi Katolik Senin 17 Februari 2025.
Kalender liturgi katolik hari biasa pekan VI.
Ketujuh Sdr Suci Pendiri Tarekat Hamba-hamba SP. Maria dengan warna liturgi hijau.
Bacaan hari Senin: Kej. 4:1-15,25; Mzm. 50:1,8,16bc-17,20-21; Mrk. 8:11-13 dan BcO 1Kor. 7:1-24.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 16 Februari 2025, Semua Orang Berhak Bahagia
Bacaan Pertama:
Kej 4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."
Kej 4:2 Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.
Kej 4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
Kej 4:4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,
Kej 4:5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
Kej 4:6 Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
Kej 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."
Kej 4:8 Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.
Kej 4:9 Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?"