Selasa, 28 April 2026

Cuaca Ekstrem di NTT

Potensi Cuaca Ekstrem Landa NTT 17-23 Maret 2025, Ngada dan Ende Waspada Hujan Lebat

Stasiun Meteorologi Kelas II Eltari Kupang memperingatkan potensi cuaca ekstrem terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 17-23 Maret 2025.

Tayang:
Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Potensi Cuaca Ekstrem Landa NTT 17-23 Maret 2025, Ngada dan Ende Waspada Hujan Lebat
TRIBUNFLORES.COM/KRISTIN ADAL
HUJAN LEBAT- Hujan lebat di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-  BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Eltari Kupang memperingatkan potensi cuaca ekstrem terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 17-23 Maret 2025.

Berdasarkan pemantauan BMKG, saat ini sebagian besar wilayah NTT berada pada periode peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau atau pancaroba. 

Terpantau aktifnya Gelombang Equatorial Rossby dan MJO atau Madden Julian Oscillation serta adanya Sirkulasi Siklonik di Utara atau Barat Laut Kimberley yang diperkirakan akan bergerak ke arah selatan mendekati Australia barat sehingga menyebabkan daerah perlambatan kecepatan angin dan belokan angin.  

Selain itu, BMKG mendeteksi suhu muka laut yang hangat  dapat menyebabkan hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang di wilayah NTT.

 

Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Landa NTT 17-20 Maret 2025

 

 

Untuk itu, Stasiun Meteorologi Kelas II Eltari Kupang, mengungkapkan daerahn yang berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah;

Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, Nagekeo, Flores Timur, Lembata dan Alor. 

Sedangkan untuk wilayah Ngada dan Ende berpotensi terjadi hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin Kencang.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Eltari Kupang, Siti Nenot'ek, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan sambaran petir.

Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved