ETMC Kota Kupang 2025
Gagal Lagi di Final ETMC, Begini Kata Hasan Haju
Coach Hasan Haju gagal membawa Persebata Lembata merengkuh juara untuk kedua kalinya. Setelah gagal di final ETMC 2022 di Lembata, pelatih asal Adonar
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG -Coach Hasan Haju gagal membawa Persebata Lembata merengkuh juara untuk kedua kalinya. Setelah gagal di final ETMC 2022 di Lembata, pelatih asal Adonara ini juga gagal membawa pasukan Sembur Paus naik ke podium tertinggi supremasi sepak bola NTT pada laga final Kualifikasi Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 di Kota Kupang.
Anak asuhnya dipaksa Bintang Timur Atambua bertanding hingga drama adu pinalti setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal. Petaka itu datang lagi. Seperti kekalahan mereka dalam drama adu pinalti pada final tahun 2022 melawan Perse Ende, Bintang Timur Atambua unggul 4-2. Dua algojo Persebata Lembata gagal melaksanakan tugasnya.
Hasan mengatakan persiapan tim Persebata dari awal, targetnya juara satu, akan tetapi Tuhan berkata lain.
Ia menyampaikan persiapan tim kurang lebih satu bulan.
"Saya melihat lawan bertanding di atas rata-rata. Ketika coach memberikan latihan dengan data rapor test pemain, saya bisa mengukur bahwa kali ini Lembata juara satu. Bukan karena kita melatih kemudian bilang juara satu. Tetapi dengan data rapor test, saya yakin kami bisa juara satu," katanya kepada Pos Kupang usai laga final di Stadion Oepoi Kota Kupang, Senin, 24 Maret 2025.
Baca juga: Guru dan Nakes Diserang KKB di Yahukimo, Ketua Yayasan Serafim: Tidak Ada Hubungan Politik
Menurut Coach Hasan, saat mereka bermain di babak pertama, dirinya sangat yakin bisa memenangkan pertandingan dengan dua gol awal.
Namun situasi berubah setelah turun minum, Bintang Timur dengan high press-nya dan bola crossingnya membuat ruang gerak pemain Persebata Lembata agak kewalahan.
"Pada intinya postur pemain mereka tinggi-tinggi. Sedangkan Persebata satu dua pemain saja yang tinggi," tutur Hasan.
Mantan pelatih Perseftim Flores Timur ini mengatakan postur pemain Bintang Timur cukup tinggi dan para pemain mereka kalah duel.
"Di sini merupakan bagaimana ke depannya kami bisa atasi pemain belakang itu postur bisa mengimbangi. Sehingga bola-bola crossing bisa diatasi," ungkapnya.
Dengan kemenangan ini, Laskar Sembur Paus memastikan diri menuju ke Liga 4 Seri Nasional yang akan digelar pada April 2025 di Yogyakarta.
Coach Hasan menyampaikan tim Persebata akan lebih baik lagi ke depan sehingga bisa bersaing di level nasional.
"Karena secara pengalaman, coach sudah sering keluar juga. Tahun 2011 Divisi II di Mataram. Tahun 2012 di Divisi II di Tuban. Tahun 2013 Divisi II di Madura. Jadi bermain menghadapi tipe permainan versi Jawa tentu beda. Sehingga kita akan persiapkan dengan serius," tegasnya.
Soal ETMC di Oktober 2025 di Ende nanti, Hasan Haju yakin anak-anak Lembata masih bisa meraih final.
"Pemain usia muda juga banyak jadi nanti bulan Oktober di Ende, kami masih tetap pakai materi pemain yang ada,"pungkasnya. (Moa)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/COACH-HASAN-HAJU.jpg)