Liga 4 Seri Nasional
Persebata Lembata Permalukan Gresik United, Laskar Sembur Paus Bangkit di Liga Nusantara
Kemenangan ini sekaligus menjadi jawaban atas kekalahan tipis mereka sebelumnya dari Persekapas Pasuruan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/POSE-BERSAMA-Pemain-Persebata-Lembata-BAJU-MERAH-vs-Gresik-United.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Persebata Lembata berhasil meraih kemenangan penting 2-0 atas Gresik United dalam lanjutan Liga Nusantara Grup D yang berlangsung di Lapangan Pasiran, Kota Surabaya, Jumat (12/12/2025).
Kemenangan ini sekaligus menjadi jawaban atas kekalahan tipis mereka sebelumnya dari Persekapas Pasuruan.
Datang dengan kondisi belum maksimal, Laskar Sembur Paus tampil penuh determinasi.
Sementara Gresik United yang sedang dalam tren positif dengan dua kemenangan beruntun langsung tampil agresif sejak peluit kick-off dibunyikan.
Baca juga: Menjelang Liga 3 Nusantara, Persebata Lembata Ramu Kekuatan di Surabaya
Babak Pertama: Persebata Efektif, Gresik Lebih Dominan
Sejak awal, Gresik United menggempur pertahanan Persebata dengan intensitas serangan tinggi.
Beberapa peluang tercipta melalui sepakan langsung ke arah gawang, namun ketangguhan lini belakang Persebata membuat gawang mereka tetap aman.
Tidak tinggal diam, Persebata membalas melalui skema serangan balik cepat. Pada menit ke-11, mereka hampir membuka keunggulan lewat bola rebound, namun tembakan masih melebar tipis di sisi gawang.
Persebata terus mengancam, dan upaya mereka berbuah hasil pada menit ke-25.
Yohanes Baghi melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang sukses menipu kiper Gresik United dan mengubah skor menjadi 1-0.
Unggul satu gol, pasukan Edward Y. Togo tampil lebih solid.
Gresik United yang terus menekan dibuat frustrasi karena rapatnya pertahanan Persebata.
Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Laskar Sembur Paus.
Babak Kedua: Persebata Menguasai Tengah, Gol Kedua Penuh Drama
Memasuki babak kedua, Persebata meningkatkan garis pertahanan mereka dan memaksa Gresik United bermain lebih dalam. Tekanan tinggi ini sempat membuka peluang ketika pemain Persebata merebut bola dari kaki pemain lawan, namun kesempatan tersebut belum berbuah gol.