Banjir di Flores Timur
Dua Kurir di Flores Timur NTT Terseret Gara-gara Nekat Terobos Banjir
yawa dua orang kurir di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), nyaris melayang gegara nekat menerobos banjir di Kali Waijole.
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/BANJIR-Banjir-di-Desa-Duwanur-Kabupaten-Flores-Timur.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Nyawa dua orang kurir di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), nyaris melayang gegara nekat menerobos banjir di Kali Waijole, Desa Duwanur, Kecamatan Adonara Barat, Pulau Adonara.
Persitiwa itu terjadi pada Rabu, 26 Maret 2025 sore. Dua kurir beserta sepeda motor terseret banjir dan sempat hanyut. Keduanya berhasil ditolong warga, sementara kendaraannya tidak bisa dievakuasi.
"Nekat terjang banjir lalu jatuh. Motor terbawa banjir, beruntung warga sigap mengevakuasi mereka berdua," kata Zainudin Hamzah, warga Desa Duwanur, Kamis, 27 Maret 2025 siang.
Kepala Desa (Kades) Duwanur, Hadriyanto Noer, mengatakan Kali Waijoe perlu dilakukan normalisasi. Beberapa rumah di sekitarnya terus diteror banjir setiap kali hujan deras.
Baca juga: BREAKING NEWS : Pasien Luka Bakar Abu Panas Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Timur Meninggal Dunia
"Saat bencana saroja, kali itu dinormalisasi dengan mengeruk material banjir. Namun saat ini sudah penuh lagi," katanya.
Hadriyanto menerangkan, saat banjir di Duwanur, Pemerintah Daerah Flores Timur sudah mengirim exafator untuk membersihkan material yang tersumbat di jembatan. Namun saat hujan volume air terlalu banyak sehingga masih meluap ke atas badan jalan.
"Kali itu perlu normalisasi dan jembatan itu perlu dibuat lebih tinggi dan lebar," tandasnya.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News