Mgr Petrus Turang Meninggal
Sosok Mgr Petrus Turang di Mata Pastor Paroki St. Kristoforus Ba'a Rote Ndao NTT
Ia menambahkan, Mgr. Petrus Turang juga adalah sosok yang menginspirasi banyak orang tentang pentingnya semangat toleransi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/POTONG-TUMPENG-Uskup-Emeritus-Mgr-Petrus-Turang.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
TRIBUNFLORES.COM, BA'A - Pastor Paroki St. Kristoforus Ba'a, Rote Ndao, RD. Adrianus Bae Meman yang kerap disapa Romo Ardy mengenang sosok inspiratif Uskup Emeritus, Mgr. Petrus Turang, Pr semasa hidupnya saat memimpin Keuskupan Agung Kupang.
"Kita kehilangan seorang figur gembala yang bijaksana dan bapak yang murah hati dalam karya kegembalaan di Keuskupan Agung Kupang," ungkap Romo Ardy kepada POS-KUPANG.COM, Jumat, (4/4/2025).
Ia menambahkan, Mgr. Petrus Turang juga adalah sosok yang menginspirasi banyak orang tentang pentingnya semangat toleransi.
Baca juga: Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang Tutup Usia, Wagub NTT Kenang Pernah Diberi Pesan Khusus
Selain itu, kata Romo Ardy, Mgr. Petrus Turang juga merupakan seorang Uskup yang dikenal tegas, disiplin tetapi sekaligus murah hati dan sekaligus merangkul semua kalangan dan elemen dalam masyarakat.
Diketahui, Mgr. Petrus Turang menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan pada pukul 06.20 WIB. Mgr. Petrus Turang wafat dalam usia 78 tahun satu bulan sebelas hari.
Jenazah Mgr Petrus Turang akan diberangkatkan dari Jakarta ke Kupang pada Sabtu (5/4/2025), selanjutnya disemayamkan di Gereja Katedral Kristus Raja Kupang.
Mengabdi di NTT
Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) NTT Johni Asadoma mengungkapkan dirinya pernah diberi ingatkan Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang.
Saat itu, Johni Asadoma masih menjabat sebagai Kapolda NTT. Purnawirawan Polri itu akan berpamitan ke Mabes Polri. Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang sewaktu itu masih melayani umat Keuskupan Agung Kupang.
"Waktu saya pamitan kembali ke Mabes setelah menjabat Kapolda, beliau berpesan agar setelah pensiun kembali untuk mengabdi di NTT," kata Johni Asadoma, Jumat (4/4/2025).
Johni Asadoma merasakan kehilangan atas wafatnya Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang. Salah satu pelayan umat Katolik itu sosok yang egaliter dan penuh kasih sayang.
"Saya turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Uskup Agung Turang. Beliau adalah pribadi yang humble, tulus, ramah, periang, egaliter dan penuh kasih sayang," kata Johni Asadoma.
Kepemimpinan Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang, kata Johni Asadoma, sangat lama di lingkup Keuskupan Agung Kupang. Hal itu membuktikan ia diterima semua pihak.