Tempat Wisata di Larantuka
Wisata Waiplatin Larantuka Flores Timur Perlu Dibenahi Biar Ramai Dikunjungi
Tempat pemandian air panas sore tadi cukup ramai. Ada pengunjung anak-anak, pelajar, dan dewasa. Mereka melintasi jembatan kayu atau jeti
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/TEMPAT-WISATA-Sejumlah-pengunjung-di-Waiplatin-Desa-Mokantarak.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Kesan memprihatinkan saat mampir ke objek wisata Waiplatin, tempat pemandian air panas di Desa Mokantarak, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Jumat, 4 April 2025 petang.
Pagar besi pada bagian depan sudah patah dan diikat dengan irisan ban dalam. Ada juga tembok pagar yang ambruk. Kerusakan bukan saja dari luar, tetapi lebih banyak pada bagian dalam.
Rumput liar semakin subur. Di sekitar kolam renang yang kering, rumput liar menjalar hingga lantai semen. Sampah plastik berupa botol dan kemasan makanan dibuang ke dekat wahana bermain anak-anak.
Tempat pemandian air panas sore tadi cukup ramai. Ada pengunjung anak-anak, pelajar, dan dewasa. Mereka melintasi jembatan kayu atau jeti yang sudah lapuk. Pegangan di sisi kiri dan kanan koyak.
Baca juga: Rekomendasi 16 Wisata Alam di Flores Timur NTT Dikunjungi Usai Semana Santa dan Festival Bale Nagi
Wisata Waiplatin buka saat pagi hingga malam namun di tempat itu minim penerangan. Hanya ada satu lampu cukup terang persis di pinggir kolam air panas. Beberapa tiang lampu sudah karat. Bohlamnya tampak pecah.
Terdapat jeti menuju ke dalam hutan mangrove. Kondisinya sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Akses ke mangrove telah ditutup. Padahal animo pengunjung kesana relatif banyak. Mereka hanya mengabadikan foto dari luar.