Kamis, 9 April 2026

Semana Santa 2025

Peziarah Ikut Mengaji dan Kunjungi Tempat Prosesi Semana Santa Larantuka

Perayaan Semana Santa 2025 menjadi kesempatan yang tak bisa dilewatkan Atanasius Cladio Jota (23), warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Tayang:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Peziarah Ikut Mengaji dan Kunjungi Tempat Prosesi Semana Santa Larantuka
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
KESAN-Mahasiswa FKM Undana Kupang saat diwawancara wartawan terkait kesan-kesannya mengikuti prosesi Semana Santa Larantuka di Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu, 16 April 2025. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Perayaan Semana Santa 2025 menjadi kesempatan yang tak bisa dilewatkan Atanasius Cladio Jota (23), warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Mahasiswa Semester VIII Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang itu baru selesai mengikuti mengaji Semana terakhir di Kapela Tuan Ma di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Rabu, 16 April 2025.

"Tadi kami sudah ikut mengaji, bakar lilin, dan berdoa di sana. Ada banyak peziarah, hari ini Rabu Trewa, mengaji semana terakhir," ujarnya kepada wartawan.

Baca juga: Masuk Rabu Trewa, Larantuka Tenggelam dalam Keheningan Hari-hari Intensif Sengsara Tuhan 

Dari Kapela Tuan Ma di Kelurahan Larantuka, Cladio dan rombongan berjalan kaki 800 meter ke Kapela Tuan Ana di Kelurahan Lohayong. Di sana mereka merapal doa, sebelum berfoto di depan patung Mater Dolorosa.

Cladio adalah putra asli Solor, Flores Timur. Ia senang melihat Larantuka yang bersih dan asri setelah kedatangan pertama 9 tahun lalu. Tak ada sampah plastik di setiap sudut kota, yang ada adalah tanaman hijau di taman umum dan halaman rumah warga.

"Saya datang pertama itu waktu masih SMP kelas VIII. Tahun ini berbeda sekali, semakin bagus dan banyak peziarah," ungkapnya.

Pukul 18.00 Wita, Cladio akan mengikuti Lamentasi Rabu Trewa di Katedral Reinha Rosari Larantuka, kemudian menyaksikan aksi seret seng oleh ratusan pemuda. Bunyi-bunyian saat malam trewa itu memperagakan peristiwa penangkapan Yesus sebelum dihukum mati.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved