Kasus Penganiayaan Berat di Sikka
Pelaku dan Korban Penikaman di Cinde Kabor Maumere Bertetangga
Erwin Antonius Wolo (29), Pemuda Jalan Cinde Kabor, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT dan pelaku M bertetangga.
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pelaku-nCinde-Kabor.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Erwin Antonius Wolo (29), Pemuda Jalan Cinde Kabor, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT dan pelaku M setiap harinya hidup bertetangga.
Yang mana jarakl rumah pelaku dan korban berdekatan dan satu kelurahan.
Namun korban Erwin mengaku tidak ada masalah ia dengan pelaku. Bahkan ia juga tidak menyangka pelaku bisa senekat itu menikamnya dengan pisau sebanyak enam kali tusuk di punggung belakang.
Namun hingga kini Polres Sikka masih mendalami penyebab dan motif pelaku menikam korban. Apakah ada masalah antara korban dan pelaku sebelumnya.
Baca juga: BREAKING NEWS : Pemuda Kota Uneng Maumere Ditikam, Alami 6 Luka Robek di Punggung Belakang
Pasalnya, ketika ia ditikam dalam keadaan dirinya sedang duduk dan pelaku menikamnya dari belakang.
Beruntung, kejadian naas itu cepat disikapi teman-temannya yang membawannya ke IGD Maumere.
"Kami sendiri tidak tahu ada masalah apa antara adik kami dengan pelaku. Untung teman-temannya langsung bawa adik saya ke rumah sakit.Darahnya keluar cukup banyak. Mereka bawa adik saya dengan motor. Kejadiannya di tempat pesta dan dini hari, Minggu, 20 April 2025," kata wanita yang mendampingi korban penikaman yang sempat diwawancara TRIBUNFLORES.COM di IGD RSUD Maumere, Minggu, 20 April 2025 pagi.
Pagi itu, wanita yang diketahui belakangan adalah kakak kandung korban tampak panik dan terus menjaga adiknya.
Baca juga: Sempat Kabur, Pelaku Penikaman di Cinde Kabor Maumere Akhirnya Diringkus Polisi
Ia terlihat mendengar penjelasan dokter jaga RSUD Maumere usai melihat hasil rontgen.
I
Di mana hasil rontgen adiknya harus dioperasi agar luka di bagian dalam bisa pulih pasca ditikam.
Selain itu, ada juga rekan-rekan korban yang juga datang ke IGD. Mereka berdiri di samping korban dan ada yang menunggu di luar.
Pantauan TRIBUNFLORES.COM, korban mengalami luka di punggung belakang. Luka tusuknya sudah diverbent. Korban tidak mengenakan baju. Di samping tempat tidur ada jaket yang dipakai korban.
Baca juga: Bacaan Injil Katolik Senin 21 April 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik
Jaket itu berdarah dan ada bekas robek. Satu rekannya sempat mengangkat jaket hitam dan melihat ada robek enam bagian.
"Dia kena tikam di belakang ada enam kali.Jaketnya ada robek enam. Luka tusuk ada yang berdekatan," ujar teman korban di IGD Maumere pagi itu.
Pasca dirawat, korban sudah sempat duduk di atas tempat tidur dan sempat berbincang dengan teman dan kakaknya. Ia terlihat tertunduk dan wajahnya pucat.
Sebelumnya, naas dialami Erwin Antonius Wolo (29), pemuda yang tinggal Jalan Sinde Kabor, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT, Minggu, 20 April 2025 dini hari.
Baca juga: Romo Doddy Sasi : Mencari Tuhan di HP, Ada Santo Oppo, Itu Santo-Santo Modern
Erwin harus dilarikan ke IGD RSUD Maumere karena ditikam seorang warga Kota Uneng berinisial M di tempat pesta di Sinde Kabor.
Erwin ditikam dari belakang dengan pisau sebanyak enam kali tusuk hingga ia bersimbah darah.
Kini, luka yang dialami Erwin telah ditangani Tim Medis RSUD Maumere pasca dibawa teman-temannya.
Namun korban harus menjalani operasi akibat luka tusuk ia alami.
Kasus dugaan penganiayaan berat yang dialami Erwin pun telah dilaporkan ke Polres Sikka oleh keluarga.
Aparat Polres Sikka pun telah menyikapi laporan tersebut dengan mengambil keterangan dari para saksi.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.