Kamis, 16 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Harian Katolik Senin 21 April 2025, Jadilah Saksi Kebenaran 

Mari simak Bacaan Injil Katolik Senin 21 April 2025. Tema renungan harian Katolik jadilah saksi kebenaran.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Senin 21 April 2025, Jadilah Saksi Kebenaran 
TRIBUNFLORES.COM / GG
PATER JOHN - Pater John Lewar, SVD.Mari simak Bacaan Injil Katolik Senin 21 April 2025. Tema renungan harian Katolik jadilah saksi kebenaran. 

Oleh: Pastor John Lewar SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Bacaan Injil Katolik Senin 21 April 2025.

Tema renungan harian Katolik jadilah saksi kebenaran.

Renungan harian Katolik disusun oleh Pastor John Lewar SVD.

Senin 21 April 2025 merupakan HARI SENIN DLM OKTAF PASKAH, Santo Anselmus, Uskup dan Pujangga Gereja, Santo Simon bar Sabbae, Uskup dan Martir, dengan Warna Liturgi Putih.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Senin 21 April 2025 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Teks Misa Paskah Kedua Senin 21 April 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik

 

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 2:14.22-32

"Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi."

Pada hari Pentakosta, bangkitlah Petrus berdiri bersama kesebelas rasul. Dengan suara nyaring ia berkata kepada orang banyak, “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem,

ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan, mukjizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.

Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh dengan tangan bangsa-bangsa durhaka. Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan-Nya dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.

Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan. Karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram.

Sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.

Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburnya masih ada pada kita sampai hari ini.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved