Minggu, 10 Mei 2026

Injil Katolik Hari Ini

Injil Katolik Hari Ini Jumat 25 April 2025 Lengkap Mazmur Tanggapan

Mari simak injil Katolik hari ini Jumat 25 April 2025. Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Injil Katolik Hari Ini Jumat 25 April 2025 Lengkap Mazmur Tanggapan
TRIBUNFLORES.COM/BERTO KALU
MISA REQUIEM - Uskup Labuan Bajo Monsinyur (Mgr) Maksimus Regus memimpin misa requiem untuk mendoakan jiwa Paus Fransiskus di Gereja Katedral Labuan Bajo. Selasa (22/4/2025).Mari simak injil Katolik hari ini Jumat 25 April 2025. Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik. 

Yohanes secara unik menampilkan urutan nama itu. Petrus ditampilkan pertama menjadi pertanda bahwa memang dialah yang didapuk oleh Yesus untuk memimpin murid-murid yang lainnya.

Selain itu, berkaitan dengan tokoh-tokoh itu Yohanes juga hendak menampilkan kepada kita bahwa murid-murid yang dulunya tidak berjalan mulus, dengan terang kebangkitan mereka menjadi rasul-rasul yang handal. Mereka yang tadinya seperti meninggalkan Yesus, pada akhirnya mereka menjadi penjala manusia.

Kedua, kita bisa mengamati makna menebarkan jala. Kisah ini persis seperti kisah sebelum kebangkitan. Para murid sedang menebar jala, semalaman mereka tidak mendapat apapun.

Yesus datang dan memerintahkan mereka menebarkan jala lagi. Hasilnya adalah mereka menangkap sejumlah besar ikan. Pada kisah sebelum kebangkitan, dikatakan jala hampir koyak.

Pada kisah setelah kebangkitan justru dikatakan sebaliknya. Terang kebangkitan Yesus menjadikan para murid sebagai penjala manusia yang handal. Jala sebagai alat untuk menjala ikan menjadi jala yang kuat, tidak koyak karena banyaknya ikan.

Ketiga, kita bisa merenungkan soal sarapan dalam kisah ini. Makan minum menjadi moment yang lumrah dalam kehidupan kita. Biasanya kalau ada pertemuan, jika belum ada minum paling tidak, pertemuan menjadi seperti hambar.

Para murid setelah menjala ikan, diajak sarapan oleh Yesus. Kita ingat bagaimana makna perjamuan malam terakhir Yesus bersama para murid. Sarapan di pantai danau Tiberias ini juga menjadi sarana Yesus mengadakan perjamuan bersama para murid.

Perjamuan ini bukan hanya sekedar fenomena makan ikan. Perjamuan ini menjadi sarana yang luar biasa untuk menyatukan kembali para murid. Perjamuan itu semakin memperteguh iman para murid.

Perjamuan itu juga menjadi sarana rekonsiliasi para murid, terlebih Petrus yang sudah menyangkal Yesus tiga kali. Tanpa kata-kata apapun, makan minum bersama memulihkan hubungan yang tadinya seperti terputus.

Masih banyak yang bisa kita renungkan. Namun yang jelas bagi kita, Yesus yang bangkit senantiasa menyertai dan mendampingi kita. Iman yang sama dengan para rasullah yang kita imani, yang Gereja imani.

Kita bisa merenungkan kisah ini dari berbagai sudut pandang. Yang pasti, Yesus sungguh bangkit dan menawarkan keselamatan kepada kita.

Doa Penutup

Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Engkau telah menganugerahkan misteri Paskah sebagai jaminan perjanjian damai antara Engkau dan umat manusia.

Kuatkanlah kiranya hati kami, supaya damai yang kami rayakan ini, kami nyatakan pula dalam perbuatan.

Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin. (sumber the katolik.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved