Selain itu, Yohanes menjadi gambaran kehidupan kita yang sering kali tidak kita lakukan. Yohanes berani membesarkan nama orang lain, ia memberi kesaksian yang baik tentang orang lain, ia ‘memasarkan’ orang lain supaya mempunyai ‘daya jual’ yang tinggi. Apa yang sering kita lakukan sepertinya justru kebalikan dari apa yang dilakukan Yohanes.
Jika ada orang yang kita anggap saingan, justru yang paling sering kita lakukan adalah berusaha untuk ‘membunuhnya’, membuatnya tidak lagi menjadi tenar melebihi kita. Dalam percakapan harian misalnya, tidak jarang orang justru memberi kesaksian yang mematikan tentang orang lain.
Bersama Yohanes, mari kita memberi kesaksian yang menghidupkan tentang orang lain. Memberi kesaksian yang tidak baik, bahkan tidak sesuai dengan kenyataan, itu sama saja kita membunuh orang yang tidak bisa membela diri dihadapan kita. Semoga kita berani meneladan Yohanes karena kita adalah murid-murid Kristus yang sudah ditebus dari kematian kekal. (Sumber the katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News