Kamis, 7 Mei 2026

Imigran China Terdampar di Rote

6 Imigran China Terdampar di Rote Ndao, NTT, Kapal Dibakar di Australia

Diketahui enam imigran China itu terdiri lima orang laki-laki dan satu orang perempuan.  Mereka ditangkap bersama kelima awak kapal asal Sulteng.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto 6 Imigran China Terdampar di Rote Ndao, NTT, Kapal Dibakar di Australia
POS-KUPANG.COM
AMANKAN - Imigran China yang diamankan oleh Aparat di Rote Ndao, NTT, Minggu 4 Mei 2025. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

TRIBUNFLORES.COM, BA'A - Belum sampai setahun terdamparnya imigran Bangladesh di Rote Ndao, kali ini enam imigran asal China kembali terdampar dan diamankan di Pelabuhan Rakyat Oebou, Desa Oebou, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao sekira pukul 09.00 Wita pada Minggu, (4/5/2025).

Diketahui enam imigran China itu terdiri lima orang laki-laki dan satu orang perempuan. 

Mereka ditangkap bersama kelima awak kapal asal Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menurut pengakuan nahkoda kapal, Sarisi, dirinya bersama Saen, Terling, Oses dan Karno membawa keenam imigran China tersebut dari Pelabuhan Rakyat Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Provisi Sulawesi Tenggara pada Kamis, (24/4/2025).

Baca juga: 15 Imigran Asal Bangladesh Terdampar di Pantai Hena Rote Ndao NTT

 

"Sekitar pukul 08.00 waktu Australia, kami ditangkap oleh petugas Otorita di sana," singkat Sarisi.

Saat ditangkap, jelas dia, kapal yang dibawanya sudah masuk wilayah Australia, tinggal 24 mill laut lagi sampai ke daratan. 

"Kami dipindahkan ke kapal yang sudah disiapkan dan kapal yang kami gunakan dibakar," pungkas Sarisi.

Menurut dia, kapal pengganti yang diberikan sudah ada bahan bakar minyak (BBM) secukupnya, diberikan kompas sebagai penunjuk arah pulang, yakni haluan 270 menuju Rote Ndao. 

Perihal upah yang diterima oleh awak kapal, Sarisi menyebut Rp 20 juta untuk masing-masing ABK. Dan jika berhasil sampai ke daratan Australia, maka Sarisi bersama rekannya akan ditambahkan lagi upah dari keenam imigran China, masing-masing Rp 47 juta.

"Kami sudah sempat masuk Australia tetapi kami tertangkap. Jadi karena tidak lolos, maka tidak jadi terima tambahan Rp 47 juta itu," ungkap Sarisi. 

Saat ini, keenam imigran China bersama kelima awak kapal telah diamankan di Mapolres Rote Ndao. (rio)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved