Renungan Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 8 Mei 2025, Mengalami Kehadiran Yesus
Mari simak renungan harian Katolik Kamis 8 Mei 2025. Tema renungan harian Katolik yaitu mengalami kehadiran Yesus.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Mari-simak-Bacaan-Injil-Katolik-Kamis-12-Oktober-2023.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Kamis 8 Mei 2025.
Tema renungan harian Katolik yaitu mengalami kehadiran Yesus.
Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini.
Hari Kamis 8 Mei 2025 merupakan hari Kamis biasa Pekan III Paskah, Santo Bonifasius, Paus dan Pengaku Iman, Santo Benediktus II, Paus, Santo Aloysius Rabata, Martir dan Biarawan, dengan warna liturgi putih.
Baca juga: Bacaan Injil Katolik Kamis 8 Mei 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Kamis 8 Mei 2025 adalah sebagai berikut:
Bacaan Pertama Kis. 8:26-40
Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: "Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza." Jalan itu jalan yang sunyi.
Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah.
Sekarang orang itu sedang dalam perjalanan pulang dan duduk dalam keretanya sambil membaca kitab nabi Yesaya.
Lalu kata Roh kepada Filipus: "Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!"
Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?"
Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya.
Nas yang dibacanya itu berbunyi seperti berikut: Seperti seekor domba Ia dibawa ke pembantaian; dan seperti anak domba yang kelu di depan orang yang menggunting bulunya, demikianlah Ia tidak membuka mulut-Nya.
Dalam kehinaan-Nya berlangsunglah hukuman-Nya; siapakah yang akan menceriterakan asal-usul-Nya? Sebab nyawa-Nya diambil dari bumi.